Sinergi Polri, Desa dan Bulog Kawal Panen Raya Jagung, Dukung Ketahanan Pangan di Balongbendo

Foto: Kapolsek Balongbendo Kompol Dr. Sunari bersama jajaran, perangkat desa, perwakilan Bulog, dan kelompok tani memantau langsung kesiapan panen raya jagung di Desa Kedungsukodani, Kecamatan Balongbendo, Kamis (23/7/2026).

Sinergi Polri, Desa dan Bulog Kawal Panen Raya Jagung, Dukung Ketahanan Pangan di Balongbendo

SIDOARJO, kasatmata.id | Menjaga kelancaran rantai pasok sekaligus menjamin kesejahteraan petani, Kapolsek Balongbendo Kompol Dr. Sunari bersama jajaran, perangkat desa, perwakilan Bulog, dan kelompok tani memantau langsung kesiapan panen raya jagung di Desa Kedungsukodani, Kecamatan Balongbendo, Kamis (23/7/2026). Langkah ini merupakan wujud nyata dukungan bersama terhadap Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Baca juga:

Kunjungi Denbekang V/4.B Surabaya, Danrem Bhaskara Jaya Tegaskan Logistik Adalah Tulang Punggung Kekuatan Satuan

Kegiatan monitoring dilaksanakan di lahan pertanian seluas dua hektare yang dijadwalkan panen pada 28 Juli 2026. Selain meninjau kondisi tanaman yang mulai siap dipanen, momen ini menjadi wadah dialog terbuka antara petani dan pihak Bulog guna memastikan hasil panen terserap optimal dengan harga yang menjamin keuntungan petani.

Perwakilan Bulog Sidoarjo, Yudi, merinci skema pembelian: jagung dengan kadar air 14 persen dibeli seharga Rp6.400 per kilogram jika diserahkan langsung ke gudang Bulog; kadar air 18–20 persen seharga Rp5.500 per kilogram dengan sistem penjemputan; sedangkan kadar air di atas 20 persen akan dikoordinasikan melalui mitra kerja sama Bulog.

Para petani menyampaikan harga pasar saat ini berkisar Rp6.300 per kilogram untuk kadar air 14–15 persen dengan pembayaran tunai di lokasi. Selain itu, mereka juga mengemukakan kendala keterbatasan pasokan bibit varietas Perkasa serta kebutuhan pengelolaan irigasi yang lebih teratur.

Baca juga:

Wujud Polri Presisi, Klinik Pratama Polresta Sidoarjo Hadir Berikan Layanan Kesehatan Prima Bagi Semua

Kompol Dr. Sunari menegaskan kehadiran Polri bukan sekadar pengamanan, melainkan mitra strategis yang memastikan seluruh proses berjalan lancar dan adil. “Kami ingin memastikan tidak ada kendala yang merugikan petani. Sinergi antar elemen ini adalah kunci agar hasil panen maksimal, harga terjamin, dan kesejahteraan petani meningkat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan, kerja sama lintas sektor ini akan terus ditingkatkan untuk merespons setiap masukan warga, sehingga program swasembada pangan tidak hanya menjadi kebijakan di atas kertas, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh pelaku utama pertanian. @dieft