Bupati Sidoarjo Subandi Tegaskan Komitmen Perkuat Kerjasama Bersama Elemen Organisasi Kemaslahatan
SIDOARJO, kasatmata.id | Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menegaskan komitmen perkuat kerja sama yang transparan, akuntabel, dan berdampak nyata bersama elemen organisasi kemasyarakatan. Hal itu disampaikan Bupati Sidoarjo H. Subandi saat melaksanakan silaturahmi resmi ke Kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sidoarjo di Kompleks Perguruan Muhammadiyah, Senin (3/8/2026).
Kehadiran Bupati beserta jajaran yang meliputi Bappeda, BKD, Kesbangpol, Inspektorat, dan instansi terkait menjadi wujud nyata keharmonisan serta keterbukaan pemerintah daerah dalam menyelaraskan langkah demi kemajuan bersama.
Baca juga:
Kapolresta Sidoarjo Masuk Tiga Besar Hoegeng Awards 2026 Kategori Polisi Inovatif
Bupati Subandi menegaskan, posisi pemerintah adalah mendukung dan mempermudah segala upaya yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Seluruh bentuk dukungan, baik berupa fasilitasi maupun alokasi anggaran, akan dijalankan dengan prinsip tata kelola yang bersih, terang, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Pemerintah daerah hadir untuk mendukung sekaligus mempermudah. Mulai dari proses perizinan, pengurusan aset wakaf, hingga penyaluran bantuan, semuanya harus berjalan terang dan pasti tujuannya agar manfaatnya benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat luas,” tegas Subandi.

Sementara itu, Ketua PD Muhammadiyah Sidoarjo A. Dzo’ul Milal menyambut baik langkah silaturahmi ini. Menurutnya, kelancaran komunikasi menjadi kunci utama agar setiap program kerja yang digulirkan organisasi dapat selaras dengan agenda prioritas pembangunan daerah.
“Persatuan adalah fondasi segala capaian. Jika koordinasi antara Pemkab dan Muhammadiyah berjalan luwes dan terjaga, berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat akan lebih cepat dan mudah diselesaikan secara bersama-sama,” ujar Dzo’ul Milal.
Baca juga:
Pemkab Sidoarjo Gelar Razia Serentak di 18 Kecamatan, 1.696 Botol Diamankan
Dalam pertemuan tersebut, tergaris sejumlah kesepakatan penting yang menjadi fokus sinergi ke depan:
– Akuntabilitas Hibah: Penyelarasan alokasi bantuan melalui dinas teknis dengan pendampingan Inspektorat guna menjamin ketertiban administrasi dan kepastian hukum;
– Layanan Pendidikan dan BPHTB: Penyederhanaan perizinan operasional sekolah dan rumah ibadah berbasis digital, serta pemberian insentif perpajakan bagi fasilitas sosial;
– Legalitas Aset Wakaf: Fasilitasi lintas instansi bersama BPN untuk mempercepat penerbitan sertifikat tanah wakaf masjid dan musala;
– Infrastruktur Kesehatan: Penguatan jaminan kesehatan semesta serta kemudahan perizinan pengembangan sarana kesehatan milik jejaring persyarikatan;
– Digitalisasi Layanan: Pemkab sedang menyempurnakan sistem perizinan terintegrasi yang memungkinkan pemantauan berkas secara transparan dan memangkas birokrasi yang berbelit.
Pemkab Sidoarjo menegaskan bahwa kolaborasi ini akan terus ditingkatkan sebagai bagian dari upaya mewujudkan pelayanan publik yang lebih efektif, cepat, dan melibatkan peran aktif seluruh elemen masyarakat. @dieft












