Satu Pintu Pengelolaan CSR, Pemkab Sidoarjo Bentuk Forum untuk Percepat Pembangunan Daerah
SIDOARJO, kasatmata.id | Pemerintah Kabupaten Sidoarjo resmi memperkuat mekanisme penyaluran dan pengelolaan Corporate Social Responsibility (CSR) melalui pembentukan Forum CSR. Wadah ini dirancang menjadi mekanisme satu pintu guna meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta sinkronisasi program bantuan perusahaan dengan prioritas pembangunan daerah.
Langkah strategis tersebut dibahas dalam audiensi yang melibatkan jajaran pejabat daerah, BUMN, BUMD, hingga perusahaan swasta yang beroperasi di Kabupaten Sidoarjo, Senin (26/10/2026), di Ruang Transit Pendopo Delta Wibawa.
Baca juga:
Sidak Proyek RSUD R.T. Notopuro, Tambah 30 Kamar Ditargetkan Rampung Desember 2026
Bupati Sidoarjo H. Subandi, S.H., M.Kn., menjelaskan bahwa penguatan pengelolaan CSR menjadi kebutuhan mendesak di tengah realisasi penurunan Transfer Keuangan Daerah (TKD) dari pemerintah pusat. Sinergi dengan dunia usaha menjadi kunci agar program-program prioritas tetap dapat berjalan optimal.
“Kontribusi dunia usaha akan mendukung pembangunan daerah — mulai dari infrastruktur, penanganan persoalan sosial dan lingkungan, hingga pendidikan. Potensi ini harus kita kelola bersama agar benar-benar memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” ujar Subandi.

Dengan sekitar 6.000 perusahaan beroperasi di Sidoarjo, potensi CSR diproyeksikan mampu menjadi sumber pembiayaan alternatif yang signifikan. Namun, penyalurannya perlu diselaraskan dengan program pemerintah daerah, termasuk kebutuhan infrastruktur yang dikoordinasikan bersama Dinas PUBMSDA.
Subandi mengusulkan pembagian peran yang jelas, dengan komposisi pendukung 70 persen dari pemerintah daerah dan 30 persen dari CSR — yang selanjutnya akan disesuaikan berdasarkan kesepakatan bersama.
Baca juga:
Gelar Pasukan Operasi Patuh Semeru 2026, Polresta Sidoarjo Tekankan Pola Humanis dan Edukatif
“Jangan sampai program berjalan sendiri-sendiri. Kita rumuskan bersama agar kontribusi CSR tepat sasaran, dan manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Ketua Forum CSR, Herti, menyambut baik terbentuknya wadah ini. “Forum ini bukan sekadar nama, melainkan komitmen nyata agar program CSR tidak hanya menjadi kewajiban perusahaan, tetapi terintegrasi dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat Sidoarjo,” katanya. @dieft













Respon (1)
Komentar ditutup.