Bupati Subandi: Kawal Pembangunan dan Keberlanjutan Gerai Koperasi Desa Merah Putih
SIDOARJO, kasatmata.id | Bupati Sidoarjo H. Subandi, S.H., M.Kn., menekankan pentingnya pengawasan menyeluruh terhadap pembangunan sekaligus pengelolaan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) agar program ini berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan. Arahan tersebut disampaikannya saat kegiatan penandatanganan berita acara hasil verifikasi dan validasi pembangunan fisik gerai KDKMP di Pendopo Delta Wibawa, Kamis (29/10/2026).
Hingga saat ini, dari total 346 gerai yang direncanakan di Kabupaten Sidoarjo, sebanyak 205 gerai telah selesai dibangun. Sebanyak 142 gerai telah lolos verifikasi dan validasi pembangunan fisik, sementara 63 gerai lainnya masih menunggu proses yang sama.
Baca juga:
Pendaftaran Job Fair Hybrid 2026 Sidoarjo Resmi Dibuka, Lebih dari 2.000 Lowongan Tersedia
Bupati Subandi meminta kepala desa dan lurah untuk ikut bertanggung jawab mengawal pelaksanaan program di wilayah masing-masing, baik yang masih dalam tahap pembangunan maupun yang sudah beroperasi.
“Saya minta tolong gerai KDKMP dijaga betul karena ini program Bapak Presiden. Gerai yang belum selesai harus tetap diawasi prosesnya oleh kepala desa dan lurah. Verifikasi ini menjadi tanggung jawab kepala desa,” tegas Subandi.

Lebih dari sekadar bangunan fisik, Bupati menegaskan bahwa koperasi yang sudah berdiri juga harus terus dipantau agar usahanya berkembang dan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat. Ia meminta kepala desa dan lurah aktif berkoordinasi dengan pengurus KDKMP, termasuk dalam hal pengelolaan keuangan dan administrasi koperasi. “Jangan sampai program ini hanya berjalan sebentar,” pesannya.
Baca juga:
Operasi KRYD, Polrestabes Surabaya Sita 5.385 Botol Minuman Beralkohol llegal
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo, Mochammad Hudori, menjelaskan bahwa penandatanganan berita acara ini dilakukan untuk menyamakan data dari seluruh pihak sebelum dimutakhirkan ke sistem pusat Koperasi Desa Merah Putih.
“Melalui verifikasi dan validasi ini, kami berharap ada kesamaan data dari seluruh pihak. Hasilnya akan diunggah ke sistem sesuai mekanisme yang berlaku,” ujar Hudori. Ia berharap pendataan berjalan tertib sehingga pembangunan dan pengelolaan koperasi terpantau dengan baik, dan pada akhirnya melahirkan koperasi yang mandiri, berdaya saing, serta berkelanjutan. @dieft













Respon (1)
Komentar ditutup.