Dorong CSR Terarah, Bupati Subandi Kukuhkan Forum TJSLP Sidoarjo 2026–2029

Foto: Bupati Sidoarjo H. Subandi, S.H., M.Kn., resmi mengukuhkan kepengurusan Forum Pelaksana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) Kabupaten Sidoarjo periode 2026–2029 di Pendopo Delta Wibawa, Kamis (29/10/2026).

Dorong CSR Terarah, Bupati Subandi Kukuhkan Forum TJSLP Sidoarjo 2026–2029

SIDOARJO, kasatmata.id | Bupati Sidoarjo H. Subandi, S.H., M.Kn., resmi mengukuhkan kepengurusan Forum Pelaksana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) Kabupaten Sidoarjo periode 2026–2029 di Pendopo Delta Wibawa, Kamis (29/10/2026). Pengukuhan ini menjadi landasan baru untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam mendukung pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan dihadiri jajaran Forkopimda, perwakilan Bappeda Kabupaten Sidoarjo, perusahaan anggota Forum TJSLP, serta pejabat di lingkungan Pemkab Sidoarjo.

Baca juga:

Bupati Subandi: Kawal Pembangunan dan Keberlanjutan Gerai Koperasi Desa Merah Putih

Dalam sambutannya, Bupati Subandi menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat hanya mengandalkan anggaran pemerintah. Kolaborasi dengan dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan sangat dibutuhkan agar manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih luas dan merata.

“Pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri. Kami membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat. Saya berharap perusahaan-perusahaan di Sidoarjo berperan aktif melalui program CSR yang terencana dan memberikan manfaat nyata,” ujarnya.

Bupati menjelaskan bahwa Forum TJSLP memiliki peran strategis dalam menyelaraskan kontribusi perusahaan dengan prioritas pembangunan daerah, mencakup bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, infrastruktur, hingga pelestarian lingkungan. Secara khusus, ia mendorong program CSR yang berfokus pada dampak jangka panjang, terutama dukungan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dan anak yatim, termasuk melalui program beasiswa.

Pengelolaan program CSR, lanjut Bupati, harus berjalan secara transparan dan akuntabel. Pemerintah daerah akan memperkuat koordinasi tanpa mengintervensi keputusan perusahaan dalam menentukan programnya.

Sementara itu, Ketua Forum TJSLP Kabupaten Sidoarjo periode 2026–2029, Herty Achmayant, menyampaikan bahwa pengukuhan ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum memperteguh komitmen dunia usaha. Forum akan menjadi wadah komunikasi, koordinasi, konsultasi, dan evaluasi agar program perusahaan semakin terarah, terukur, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat.

Baca juga:

Pendaftaran Job Fair Hybrid 2026 Sidoarjo Resmi Dibuka, Lebih dari 2.000 Lowongan Tersedia

“Kami akan mendorong penguatan komunikasi antar-perusahaan, peningkatan kualitas perencanaan, serta transparansi pelaksanaan kegiatan. Sinergi dengan Bappeda dan perangkat daerah terkait juga akan diperkuat agar program yang dijalankan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” tegas Herty.

Dengan terpimpinnya kepengurusan baru ini, diharapkan kolaborasi antar-pemangku kepentingan semakin kokoh, sehingga program tanggung jawab sosial perusahaan dapat berkontribusi lebih optimal bagi terwujudnya Kabupaten Sidoarjo yang maju, sejahtera, berdaya saing, dan berkelanjutan. @dieft