SIDOARJO – Pemerintah desa Wedoro Klurak menggelar Ruwah Desa, tradisi tahunan yang diselenggarakan oleh masyarakat desa Wedoro Klurak kecamatan Candi kabupaten Sidoarjo untuk mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Tradisi ini juga bertujuan untuk memohon keselamatan dan kesejahteraan bagi desa.
Baca juga :
Kupang Wisata Jaga Kamtibmas Ala Polsek Krembung
Acara Ruwah Deso di gelar di pendopo desa Wedoro Klurak pada hari Minggu (02/02/2025) dari pagi hingga malam. Dengan beberapa rangkaian acara Ruwah Desa salah satunya, Khotmil quran, Selamatan atau kirim doa kepada sesepuh desa, di akhiri Pagelaran wayang kulit.
Pagelaran wayang kulit dengan Lakon Tumurune Wahyu Makuto Romo dibawakan oleh Dalang Ki Pringgo Jati S.Sn nampak sangat meriah dan mendapatkan apresiasi dari seluruh warga desa Wedoro Klurak, bahkan dari pantauan awak media tampak hadir Camat Candi Lukman Sanjaya beserta istri tercinta, forkopimka kecamatan Candi, para kepala desa dari kecamatan Candi beserta pasangan, Sekretaris desa dari kecamatan Candi juga hadir menambah kerukunan rasa guyup dan rukun antar pemangku diwilayah kecamatan Candi.
Ditambah dengan hiburan karawitan campursari Pandhawa Laras yang membawakan lagu dan candaan makin memecah suasana yang semakin gayeng, ditengah-tengah masyarakat desa Wedoro Klurak.
Kepala Desa Wedoro Klurak Hajjah Lami Hartini dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada seluruh warga desa Wedoro Klurak juga semua undangan yang berpartisipasi dan hadir dalam acara ruwah desa Wedoro Klurak.

“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat terutama warga desa Wedoro Klurak dan para perangkat desa, yang sudah bekerja keras mensuport hingga terwujudnya acara ruwah desa dan berjalan dengan lancar, begitu juga kepada para tamu undangan yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu turut hadir dalam acara ini” sampainya.
“Acara ini tiap tahun kita adakan sebagai tanda rasa syukur kita kepada Allah atas segala nikmat baik dari hasil pertanian juga kesejahteraan seluruh warga desa Wedoro Klurak, terutama kepada para leluhur-leluhur desa Wedoro Klurak” imbuhnya.
Harapannya kepala desa dan masyarakat kedepan bisa terus melestarikan tradisi-tradisi desa tersebut agar desa Wedoro Klurak makin berkembang sejahtera dan nyaman.
Camat Candi Lukman Sanjaya tak luput menyampaikan apresiasinya kepada seluruh warga Wedoro Klurak yang begitu antusias bergotong royong dan guyub melaksanakan acara yang sudah dari tahun ke tahun menjadi tradisi desa.
“Saya sangat mengapresiasi warga desa Wedoro Klurak dengan penuh semangat tetap dan tetap bergotong royong menjaga tradisi Ruwah Desa, dengan menghadiran pagelaran wayang kulit dalam acara ini adalah bukti nyata bahwa budaya warisan leluhur kita masih hidup dan tetap eksis bahkan di tengah perkembangan zaman,” ucap Lukman.
Baca juga :
Wisata Ke Pulau Lusi, Polisi Himbau Masyarakat Waspadai Cuaca Ekstrem
“Dari rangkaian-rangkaian acara yang masih kental membawa seni dan tradisi di pulau Jawa ini, bukan hanya bisa melestarikan kebudayaan Jawa tetapi juga mengingatkan kita semua pada para leluhur leluhur kita sebelumnya. Dan yang terpenting kita semua selalu mendapatkan keberkahan dari Allah” pungkasnya. @dieft












