Puslitbang Polri Teliti Almatsus Dalmas dan Ketahanan Pangan di Sidoarjo
Sidoarjo, kasatmata id | Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri menggelar kegiatan penelitian terkait alat material khusus (almatsus) Dalmas serta strategi peningkatan ketahanan pangan di wilayah Polda Jawa Timur. Kegiatan yang berlangsung pada Senin (4/5/2026) pukul 13.00 WIB di Ruang Rapat Lantai 2 Gedung Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kota (Polresta) Sidoarjo menghadirkan berbagai unsur terkait.
Penelitian ini dipimpin langsung oleh Ketua Tim Puslitbang Polri Kombes Pol Dodi Darjanto beserta tim ahli. Turut hadir sejumlah pejabat dari jajaran Polresta Sidoarjo, Polres Gresik, dan Polres Pasuruan, serta Wakil Kepala Polresta Sidoarjo AKBP Mohammad Zainur Rofik yang mewakili Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing.
Baca juga:
Hardikal ke-80, TNI AL dan Warga Surabaya Bersihkan Kota dan Bagi Sembako
Selain unsur kepolisian, kegiatan ini juga melibatkan pihak eksternal yang memiliki peran strategis dalam sektor ketahanan pangan, antara lain perwakilan Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Surabaya, petugas penyuluh pertanian dari Kabupaten Sidoarjo, Gresik, dan Pasuruan, serta perwakilan kelompok tani jagung, kelompok peternak ayam, dan kelompok peternak ikan dari ketiga daerah tersebut.
Dalam sambutannya, AKBP Mohammad Zainur Rofik menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan penelitian ini. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki nilai penting sebagai bahan evaluasi dan penguatan kinerja Polri, khususnya dalam optimalisasi penggunaan almatsus Dalmas serta kontribusi institusi kepolisian dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang sesuai dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

“Kami percaya hasil penelitian ini akan menjadi landasan yang kuat untuk menyusun langkah-langkah konkret dalam mendukung kemajuan sektor pertanian dan ketahanan pangan di daerah,” ucapnya.
Sementara itu, Kombes Pol Dodi Darjanto menjelaskan bahwa tujuan utama penelitian adalah mengumpulkan data primer dan masukan langsung dari lapangan guna meningkatkan efektivitas penggunaan peralatan Dalmas dalam berbagai kondisi operasional, serta memperkuat peran Polri dalam mendukung sektor ketahanan pangan melalui program yang telah berjalan, seperti Program Polisi Cinta Petani yang digencarkan oleh Kapolresta Sidoarjo.
Baca juga:
Pemkab Sidoarjo dan BNPB Kolaborasi Atasi Banjir Tahunan
“Melalui penelitian ini, kami berharap dapat memahami secara mendalam upaya yang telah dilakukan oleh jajaran Polda Jawa Timur dan merumuskan rekomendasi yang tepat sasaran,” jelasnya.
Rangkaian kegiatan terdiri dari sesi pembukaan, doa bersama, sambutan dari pihak tuan rumah dan pemimpin tim penelitian, serta sesi pendalaman materi melalui wawancara terstruktur dan diskusi interaktif dengan seluruh peserta. Tahap diskusi menjadi bagian krusial dalam menggali informasi praktis, pengalaman lapangan, serta tantangan yang dihadapi oleh berbagai pihak terkait.
Hasil penelitian yang terkumpul diharapkan dapat menjadi bahan acuan dan rekomendasi bagi pimpinan Polri dalam merumuskan kebijakan yang lebih optimal, baik terkait pengembangan peralatan khusus maupun peran Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional ke depan. @dieft












