Insiden Cucian Truk Tirta Abadi, Dua Orang Meninggal Tiga kritis
SIDOARJO, kasatmata.id – Inseden yang terjadi di tempat pencucian truk “Tirta Abadi”, di Jalan Raya Bypass Krian KM 30, Dusun Sidotemu, Kecamatan Krian, Sidoarjo, dua orang meninggal dunia dan 3 orang dalam kondisi kritis.
Disampaikan oleh Iptu Tri Novi Handono selaku Kasi Humas Polresta Sidoarjo, peristiwa tragis ini bermula ketika tiga orang pekerja, yakni Dwiky Andika Prasetyo, 23, Subai, 40, dan Sulikin, 57, tengah membersihkan tangki bagian dalam dan luar.
Salah satu korban, Subai, masuk ke dalam tangki terlebih dahulu, namun tiba-tiba pingsan. Melihat temannya tak sadarkan diri, dua rekannya mencoba masuk untuk menolong. Namun naas.., keduanya juga ikut tumbang begitu menghirup udara di dalam tangki.
Mengetahui kondisi itu, dua warga setempat, Seniman, 44, dan Mukriani (51), turut berupaya melakukan penyelamatan, namun keduanya juga ikut menjadi korban karena langsung pingsan setelah ikut masuk ke dalam tangki.
“Diduga kelima korban mengalami keracunan gas dari residu atau oli bekas di dalam tangki truk tronton Hino yang baru selesai mengirim muatan dari Serang, Banten ke Compreng, Tuban,” terang Iptu Novi, Selasa (17/06/2025) siang saat di konfirmasi awak media.

Adapun identitas para korban meninggal dunia adalah :
1. Dwiky Andika Prasetyo (23), warga Krian, Sidoarjo.
2. Subai (40), warga Kecamatan Semboro, Kabupaten Jember.
Tiga korban kritis:
1. Solikin (57), warga Kabupaten Probolinggo.
2. Seniman (44), warga Kecamatan Krian, Sidoarjo.
3. Mukriani (51), warga Kecamatan Krian, Sidoarjo.
Warga yang mengetahui kejadian ini langsung menghubungi Polsek Krian dan petugas pemadam kebakaran karena kondisi sangat berbahaya. Evakuasi baru bisa dilakukan setelah Tim Rescue BPBD datang dengan peralatan keselamatan.
Komandan Peleton (Danton) Tim Rescue BPBD Pos Krian, Aris Kuswoyo, yang memimpin langsung proses penyelamatan menjelaskan bahwa timnya bergerak cepat ke lokasi setelah menerima laporan sekitar pukul 20.30.
Menurut Aris, evakuasi berlangsung dramatis selama lebih dari satu jam, dengan kondisi cuaca hujan yang menyulitkan tim. “Kelima korban berhasil kami evakuasi dan langsung dibawa ke RSU Anwar Medika serta RSU. Yapalis Krian,” tambahnya.
Kelima korban berhasil dievakuasi oleh tim Damkar Krian menggunakan APD lengkap. Hasil olah TKP dan keterangan saksi menunjukkan kuat dugaan insiden terjadi karena gas beracun dari sisa oli dalam tangki.
“Kami mengimbau kepada pemilik usaha pencucian truk dan masyarakat agar lebih memperhatikan aspek keselamatan kerja, terutama saat membersihkan tangki yang sebelumnya digunakan mengangkut bahan berbahaya,” tegasnya.
Kasus ini masih ditangani Polsek Krian dan Satreskrim Polresta Sidoarjo untuk dilakukan pengembangan lebih lanjut, untuk pemeriksaan sejumlah saksi termasuk pemilik usaha, sopir truk, serta warga yang ada di sekitar lokasi. @dieft












