Mangrove Surabaya Jadi Benteng Alami Lawan

Foto: Mangrove Surabaya Jadi Benteng Alami Lawan Abrasi.

Mangrove Surabaya Jadi Benteng Alami Lawan Abrasi

Surabaya, kasatmata.id |  Di kawasan Kebun Raya Mangrove, Kelurahan Gunung Anyar Tambak, ujung timur Kota Pahlawan, ratusan bibit mangrove menjulang tegak di atas tanah berlumpur yang basah terpapar air pasang, Senin (25/5/2026). Tindakan penanaman ini bukan sekadar aktivitas penanaman pohon, melainkan simbol perlawanan konkret terhadap ancaman abrasi dan banjir rob yang selama ini perlahan menggerus garis pantai Surabaya.

Kegiatan yang mengusung tema “TNI AD Peduli Lingkungan, Mangrove Tumbuh Negeri Tangguh” melibatkan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari personel Tentara Nasional Indonesia (TNI), pemerintah daerah, hingga masyarakat lokal yang turut serta menanam bibit mangrove sebagai investasi bagi masa depan lingkungan pesisir.

Baca juga:

Polwan Jenggala Presisi Patroli Pasca Pilkades Sidoarjo 2026

Secara ekologis, akar-akar mangrove Surabaya memiliki peran penting sebagai benteng alami. Selain mampu menahan kekuatan gelombang dan memperkuat struktur tanah pantai sehingga memperlambat laju abrasi, hutan mangrove juga berfungsi sebagai habitat bagi berbagai jenis biota laut dan berperan dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir secara keseluruhan.

Brigjen TNI Kohir, Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya, yang memimpin kegiatan tersebut menegaskan bahwa penanaman mangrove merupakan bentuk kepedulian institusi terhadap pelestarian lingkungan hidup di wilayah Surabaya dan sekitarnya. Menurutnya, menjaga kawasan pesisir tidak hanya berkaitan dengan kelestarian alam, tetapi juga menyangkut kehidupan masyarakat yang sebagian besar bergantung pada sumber daya laut dan lingkungan sekitar.

“Penanaman pohon mangrove ini merupakan wujud kepedulian Korem 084/Bhaskara Jaya terhadap masalah pelestarian lingkungan hidup, khususnya yang ada di Kota Surabaya dan sekitarnya,” ucap Brigjen TNI Kohir.

Lebih lanjut, Danrem seperti ia akrab disapa, berharap kegiatan ini dapat membangkitkan kesadaran kolektif masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Ia menambahkan bahwa kawasan pantai yang hijau dan sehat tidak hanya memberikan manfaat ekologis, tetapi juga berpotensi membuka peluang ekonomi bagi warga sekitar, mulai dari sektor pariwisata ekowisata hingga pengembangan usaha perikanan berkelanjutan.

“Ini juga membuka peluang ekonomi bagi warga sekitar, mulai dari sektor wisata hingga perikanan,” jelas pejabat berpangkat Jenderal Bintang Satu tersebut dengan senyum ramah.

Baca juga:

Kompolnas Dukung Langkah Polda Metro Jaya Tekan Kejahatan Jalanan di Jakarta

Pada bagian akhir kegiatan, Brigjen TNI Kohir bersama jajaran dan undangan menyusuri kawasan pantai menggunakan perahu motor untuk melakukan tinjauan langsung terhadap area penanaman mangrove. Kegiatan ini juga didampingi oleh Dandim 0830/Surabaya Kolonel Inf Bambang Raditya, M.Han serta berbagai unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Surabaya.

Agenda penanaman mangrove di Surabaya merupakan bagian dari Puncak Penanaman Mangrove Serentak yang digelar oleh jajaran TNI Angkatan Darat (AD) secara nasional, dengan menghubungkan berbagai lokasi melalui konferensi video bersama Wakil Staf Angkatan Darat Kasad Brigjen TNI Boemi Aryo Bimo. @dieft