KDKMP Bukan Sekadar Bangunan, Namun Denyut Nadi Ekonomi Rakyat
SURABAYA, kasatmata.id | Sebuah bangunan koperasi bisa saja berdiri megah, namun nilainya diukur bukan dari temboknya, melainkan dari denyut nadi ekonomi yang berdenyut di dalamnya. Itulah pesan mendalam yang ditekankan dalam Video Conference Evaluasi Percepatan Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), yang diikuti Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir di Ruang Hening Makodam V/Brawijaya, Selasa (1/9/2026). Program ini bukan sekadar soal selesainya konstruksi fisik, melainkan tentang memastikan koperasi kelak benar-benar menjadi ruang tumbuhnya kemandirian ekonomi rakyat dari tingkat paling bawah.
Vicon dipimpin langsung oleh Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, dengan kehadiran Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin beserta seluruh Pejabat Utama Kodam V/Brawijaya. Sinergi lintas unsur ini menjadi penegasan bahwa keberhasilan KDKMP tidak ditentukan oleh seberapa cepat bangunan berdiri, melainkan oleh kesiapan seluruh pihak memastikan koperasi itu berfungsi, hidup, dan bermanfaat bagi warga desa setelah pembangunan selesai.
Baca juga:
Bupati Subandi Minta Hitung Ulang PAD & Tingkatkan Pelayanan P2CKTR
Bagi masyarakat desa dan kelurahan, KDKMP diharapkan hadir bukan sebagai bangunan yang sunyi, melainkan ruang tempat potensi usaha lokal dikembangkan, aktivitas ekonomi diperkuat, dan peluang kesejahteraan dibuka lebih luas melalui semangat gotong royong. Oleh karena itu, percepatan pembangunan harus berjalan beriringan dengan ketepatan sasaran dan kualitas pelaksanaan. Setiap kendala di lapangan perlu segera diatasi agar fasilitas yang dibangun benar-benar memiliki manfaat nyata bagi masyarakat yang akan menggunakannya.

Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir menegaskan ukuran keberhasilan yang sesungguhnya dari program ini.
“Yang kita kawal bukan hanya bangunannya. Yang lebih penting adalah bagaimana KDKMP ini nantinya benar-benar hidup dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena setiap pembangunan pada akhirnya harus bermuara pada kesejahteraan rakyat,” tegas Danrem.
Baca juga:
Darurat Melanda Ratusan Santri Mahika Diduga Keracunan MBG, Pemerintah & Pesantren Bergerak Cepat
Korem 084/Bhaskara Jaya turut mengambil peran aktif dalam mendukung program ini melalui koordinasi dan pendampingan sesuai tugas dan kewenangan, sebagai wujud komitmen TNI membantu pemerintah mempercepat program yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.
Dari sebuah bangunan sederhana di tengah desa, tersimpan harapan besar: bukan hanya agar ekonomi tumbuh, tetapi agar kemandirian masyarakat ikut tumbuh bersamanya. Ketika warga mampu mengolah potensi daerahnya sendiri, bekerja sama, dan berkembang dari tempatnya berdiri — saat itulah KDKMP menemukan makna sejatinya: bukan sekadar membangun tempat, melainkan membangun masa depan bersama. @dieft













Respon (1)
Komentar ditutup.