Bupati Sidoarjo Pastikan TPS Siap, Pilkades 2026 Aman Damai

Foto: Bupati Sidoarjo H. Subandi bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Sidoarjo melakukan peninjauan langsung terhadap sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan silaturahmi dengan calon kepala desa, Sabtu malam (23/5/2026).

Bupati Sidoarjo Pastikan TPS Siap, Pilkades 2026 Aman Damai

Sidoarjo, kasatmata.id | Menjelang pelaksanaan Pilkades Serentak tahun 2026 yang akan digelar pada Minggu (24/5/2026), Bupati Sidoarjo H. Subandi bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Sidoarjo melakukan peninjauan langsung terhadap sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan silaturahmi dengan calon kepala desa, Sabtu malam (23/5/2026).

Upaya ini bertujuan memastikan kesiapan teknis di lapangan serta menjaga situasi kondusif hingga proses pemilihan selesai.

Baca juga:

Polresta Sidoarjo Amankan Pilkades 80 Desa dengan 1.140 Personel

Didampingi Wakapolresta Sidoarjo AKBP Mohammad Zainur Rofik, Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Czi Shobirin Setio Utomo, serta unsur terkait, rombongan berangkat dari Pendopo Delta Wibawa tepat pukul 19.30 WIB. Rute pertama ditempuh ke TPS 11 Desa Sidokepung, Kecamatan Buduran, di mana dilakukan pemeriksaan terhadap persiapan logistik, tata letak area pemungutan suara, serta kesiapan petugas pelaksana.

Setelah memastikan kondisi TPS, Bupati Subandi beserta rombongan melanjutkan kunjungan untuk silaturahmi dengan para calon kepala desa di Desa Sidokepung (Kecamatan Buduran), Desa Pepelegi, dan Desa Medaeng (Kecamatan Waru). Kunjungan tersebut diungkapkannya sebagai bentuk pendekatan persuasif untuk menekan potensi ketegangan politik.

“Dilakukan pemetaan terhadap wilayah yang memiliki potensi konflik internal, termasuk di Desa Sidokepung. Silaturahmi ke seluruh calon kepala desa agar tensi politik dapat terjaga dengan baik, sehingga pelaksanaan Pilkades 2026 bisa berjalan lancar,” ujar Subandi.

Selain itu, koordinasi lintas sektor terus diperkuat melalui sinergi Forkopimda hingga tingkat kecamatan (Forkopimka), melibatkan aparat kepolisian, Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan pemerintah kecamatan. “Koordinasi terus dilakukan bersama Forkopimda, Forkopimka, Kapolsek, Camat, dan Danramil agar seluruh elemen dapat bergerak bersama, khususnya dalam pengawasan di TPS supaya tetap kondusif,” tambahnya.

Bupati juga menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap peraturan yang telah ditetapkan, khususnya terkait persyaratan bagi pemilih untuk membawa identitas resmi.

“Kepada panitia sudah disampaikan bahwa pemilih harus membawa KTP dan surat undangan. Jika tidak, maka tidak diperkenankan memilih, demi menghindari potensi konflik internal,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, ia mengajak seluruh calon kepala desa beserta tim suksesnya untuk menjaga sikap dan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu ketegangan. “Dengan kunjungan Forkopimda hari ini, diharapkan tensi politik di lapangan dapat menurun. Para calon yang sudah ditemui juga diharapkan mampu mengendalikan tim suksesnya masing-masing,” katanya.

Baca juga:

Polresta Sidoarjo Raih Empat Penghargaan Digital Innovation 2026

Selain tiga desa yang dikunjungi pada malam hari tersebut, Subandi juga menjadwalkan peninjauan ke wilayah lain yang dinilai memiliki potensi kerawanan. “Hari ini dijadwalkan ke Pepelegi, Medaeng dan Tambak Sawah. Selanjutnya besok ke wilayah Jabon, dan berikutnya ke daerah Tarik. Wilayah-wilayah yang memiliki potensi konflik akan dikunjungi agar situasi tetap terkendali,” jelasnya.

Subandi menegaskan bahwa seluruh langkah yang dilakukan merupakan bagian dari komitmen bersama untuk menjaga kualitas demokrasi di tingkat desa. “Demokrasi harus kita jaga bersama agar Pilkades dapat berjalan aman, damai, dan sukses,” pungkasnya. @dieft