“Ayah Wajib Hadir”, Ratusan Keluarga di Surabaya Kompak Warnai Masa Depan Anak
Surabaya, kasatmata.id | Memaknai peran krusial figur ayah dalam tumbuh kembang anak, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN Perwakilan Provinsi Jawa Timur menggelar aksi simpatik melalui lomba mewarnai bertajuk “Goresan Tinta untuk Ayah”. Kegiatan yang berlangsung di Kaza Mall, Surabaya, pada Minggu (12/7/2026) ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 dengan pesan utama: “Ayah Wajib Hadir”.
Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Timur, Shodiqin, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan wujud nyata kolaborasi lintas sektor untuk mengarusutamakan keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak. Menurutnya, tema “Ayah Wajib Hadir” tidak boleh hanya berhenti sebagai jargon semata.
Baca juga:
Polsek Krian Berkolaborasi dengan Sungai Watch Gelar Aksi Bersih Sungai di Desa Ponokawan
”Kami ingin memastikan tema ‘Ayah Wajib Hadir’ terwujud dalam aksi nyata di tengah masyarakat Surabaya. Kehadiran ayah bukan sekadar pelengkap, melainkan pilar utama dalam membangun keluarga yang harmonis,” ujar Shodiqin saat membuka acara tersebut.

Lebih lanjut, Shodiqin menekankan pentingnya sinergi antara ayah dan ibu dalam mendampingi anak sebagai fondasi krusial bagi masa depan bangsa. Langkah preventif dan edukatif ini diharapkan menjadi kontribusi nyata dalam upaya mewujudkan target Generasi Emas Indonesia 2045.
Baca juga:
Tunggakan Pajak Monumen Ponti, Ketua Komisi B DPRD Sidoarjo Ancam Putus Kontrak
”Melalui kegiatan ini, kami mendorong orang tua untuk mengekspresikan peran masing-masing dalam mendampingi buah hati. Ini adalah investasi jangka panjang dalam pembentukan karakter anak,” tambahnya.
Antusiasme masyarakat terhadap acara ini terbilang tinggi. Sebanyak 300 anak turut ambil bagian dalam perlombaan, yang apabila dikalkulasi dengan kehadiran orang tua pendamping, total peserta yang memadati area Kaza Mall mencapai sekitar 900 orang. Melalui “Goresan Tinta untuk Ayah”, BKKBN Jatim berharap ikatan emosional antaranggota keluarga dapat semakin erat dan menjadi inspirasi bagi keluarga lainnya di Jawa Timur.












