Cek Spesifikasi & Kejar Deviasi, Bupati Sidoarjo Pastikan Jalan Kebonagung–Kemasan Selesai Tepat Waktu

Foto: Bupati Sidoarjo H. Subandi, S.H., M.Kn., melakukan inspeksi mendadak langsung ke lokasi peningkatan Jalan Ruas Kebonagung–Kemasan, Kecamatan Krian, pada Selasa (6/10/2026).

Cek Spesifikasi & Kejar Deviasi, Bupati Sidoarjo Pastikan Jalan Kebonagung–Kemasan Selesai Tepat Waktu

SIDOARJO, kasatmata.id |  Bupati Sidoarjo H. Subandi, S.H., M.Kn., melakukan inspeksi mendadak langsung ke lokasi peningkatan Jalan Ruas Kebonagung–Kemasan, Kecamatan Krian, pada Selasa (6/10/2026). Sidak dilakukan untuk cek spesifikasi dan memastikan pelaksanaan betonisasi berjalan sesuai spesifikasi teknis sekaligus mengejar ketertinggalan progres yang mencapai sekitar 9 persen, dengan target penyelesaian pada 16 Desember 2026.

Proyek ini membentang sepanjang 1.050 meter dengan lebar 6 meter. Di lokasi, Bupati meninjau langsung kesiapan pekerjaan — mulai dari pemasangan pembesian hingga persiapan pengecoran jalan beton.

Baca juga:

Viral di Sosial Media Judi Sabung Ayam, Polsek Waru Hanya Temukan Sisa-Sisa Bangunan & Perlengkapan

Tiang Listrik Jadi Penghambat, PPK Diminta Aktif Komunikasi Setiap Kendala

Bupati menjelaskan bahwa proyek ini sempat terhambat keberadaan tiang listrik bertegangan tinggi di jalur pekerjaan, yang turut memperlambat laju pengerjaan. Oleh karena itu, ia menegaskan agar Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) tidak menunggu masalah menumpuk.

“Kalau ada deviasi, harus segera diketahui persoalannya apa — apakah tenaga kerja atau material. PPK harus terus melakukan pengawasan. Kalau memang ada deviasi, setiap minggu harus dikomunikasikan dan dicari solusinya,” tegas Bupati Subandi.

Foto: Proyek ini membentang sepanjang 1.050 meter dengan lebar 6 meter. Di lokasi, Bupati meninjau langsung kesiapan pekerjaan — mulai dari pemasangan pembesian hingga persiapan pengecoran jalan beton.

Pengawasan tidak boleh dilakukan hanya di akhir masa kontrak, melainkan berjalan rutin untuk mendeteksi potensi keterlambatan sejak dini.

Cek Ketat Spesifikasi Teknis: Besi Ulir D16, Data Konstruksi Harus Jelas

Saat meninjau langsung, Bupati memeriksa kualitas pembesian yang digunakan. Pekerjaan menggunakan besi ulir diameter 16 milimeter dengan jarak pemasangan sesuai ketentuan teknis. Bupati menekankan agar seluruh data konstruksi dan rincian spesifikasi disusun secara lengkap dan transparan, sehingga pelaksanaan di lapangan dapat dibandingkan langsung dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

“Data konstruksinya harus detail. Pembesiannya seperti apa, jaraknya berapa, kemudian spesifikasi betonnya juga harus jelas. Dengan begitu, kita bisa melihat kesesuaiannya dengan RAB dan pekerjaan di lapangan,” ujarnya.

Baca juga:

Grand Jumping PKB Sidoarjo: Kukuhkan Pengurus, 298.753 Suara Kokohkan Kekuatan, Target 22 Kursi DPRD

Setelah pembesian dinyatakan memenuhi syarat, pengecoran beton mulai dilaksanakan secara bertahap sebagai langkah percepatan.

Masih Ada Waktu, Deviasi 9% Harus Dikejar Tuntas

Kontrak pekerjaan berakhir pada 16 Desember 2026. Mengingat masih tersisa waktu sekitar 2,5 bulan, Bupati optimis ketertinggalan dapat dikejar asalkan semua pihak bergerak cepat dan terkoordinasi.

“Targetnya Desember, kontraknya sampai tanggal 16. Ini masih bulan Oktober. Mudah-mudahan deviasi 9 persen ini bisa kita kejar. Kuncinya PPK harus aktif. Kalau ada deviasi segera dikomunikasikan dan dicari penyelesaiannya,” pungkas Bupati Subandi. @dieft

Respon (1)

Komentar ditutup.