Dukung Sensus Ekonomi 2026, Pemkab Sidoarjo Dorong Partisipasi Masyarakat

Foto: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo berkomitmen mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan digelar oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada bulan Mei mendatang

Dukung Sensus Ekonomi 2026, Pemkab Sidoarjo Dorong Partisipasi Masyarakat

Sidoarjo, kasatmata.id | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo berkomitmen mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan digelar oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada bulan Mei mendatang. Dukungan ini bertujuan memastikan tersedianya data ekonomi akurat yang menjadi dasar perumusan kebijakan pembangunan daerah.

Baca juga:

Polda Jatim Lakukan Uji Laboratoris Terkait Temuan Diduga Narkotika 27,83 Kg di Pesisir Giligenting Sumenep

Bupati Sidoarjo, Subandi, menegaskan bahwa sensus ekonomi memiliki peran strategis dalam memetakan kondisi riil perekonomian masyarakat di daerahnya. Menurutnya, data yang dihasilkan akan menjadi acuan penting bagi pemerintah dalam menyusun program pembangunan yang tepat sasaran.

“Sensus Ekonomi 2026 sangat penting untuk mengetahui perkembangan dan potensi ekonomi di Sidoarjo. Kami mendukung penuh pelaksanaannya dan mengajak seluruh masyarakat serta pelaku usaha untuk berpartisipasi aktif dengan memberikan data yang benar dan akurat,” ujarnya saat menerima audiensi dari BPS Kabupaten Sidoarjo di Pendopo Delta Wibawa, Kamis (16/4/2026).

Ia menambahkan, keterlibatan semua pihak – mulai dari pemerintah desa, instansi terkait, hingga pelaku usaha dari berbagai skala – akan menjadi penentu kualitas data yang dihasilkan. “Dengan data yang valid dan handal, kami optimis kebijakan yang diambil mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih kuat dan merata di seluruh wilayah Sidoarjo,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Sidoarjo, Bagyo Trilaksono, menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 akan mencakup seluruh aktivitas usaha tanpa terkecuali. “Dalam sensus ini, semua usaha akan didata secara komprehensif – mulai dari skala mikro hingga besar, baik yang memiliki izin usaha maupun yang belum memiliki izin. Seluruh sektor ekonomi juga akan tercakup, mulai dari pertanian, industri, hingga sektor jasa,” ujarnya.

Baca juga:

11 Ribu Peserta Siap Meriahkan Kemala Run 2026 di Bali

Bagyo menekankan bahwa kelengkapan data tersebut sangat penting untuk menggambarkan struktur ekonomi daerah secara menyeluruh. Dengan demikian, hasil sensus dapat digunakan oleh pemerintah daerah maupun pusat dalam merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan. @dieft