Bersama Forkopimka Wabup Sidoarjo Melepas Peserta Karnaval HUT ke-81 RI di Jala Griya

Foto: Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana hadir langsung untuk membuka dan melepas peserta karnaval, didampingi jajaran Forkopimka Kecamatan Candi.

Bersama Forkopimka Wabup Sidoarjo Melepas Peserta Karnaval HUT ke-81 RI di Jala Griya

SIDOARJO, kasatmata.id |  Kemeriahan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mewarnai Perumahan TNI AL Jala Griya RW 08, Desa Kedungkendo, Kecamatan Candi, Minggu (23/8/2026) pagi. Karnaval yang diikuti warga dengan beragam kreasi busana unik dan penuh warna bukan sekadar hiburan, melainkan wadah mempererat kebersamaan sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme yang mendalam. Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana hadir langsung untuk membuka dan melepas peserta karnaval, didampingi jajaran Forkopimka Kecamatan Candi.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penampilan meriah marching band SMA Hang Tuah 5 Sidoarjo, yang membangun suasana semangat dan kegembiraan sebelum karnaval dilepas. Wakil Bupati Mimik Idayana kemudian secara resmi melepas barisan peserta untuk berkeliling lingkungan perumahan. Warga tampil antusias dengan busana kreatif yang dirancang sendiri, menghadirkan keindahan sekaligus menunjukkan kekayaan imajinasi dan kebersamaan antarwarga.

Baca juga:

KONI Sidoarjo Gelar Musorkablub 26 Agustus, KONI Jatim Jamin Proses Sesuai AD/ART dan Bebas Intervensi

Dalam sambutannya, Wabup Mimik mengapresiasi tingginya antusiasme warga menyemarakkan peringatan kemerdekaan. Namun ia mengingatkan, kemeriahan karnaval harus disertai pemaknaan mendalam atas perjuangan para pendahulu bangsa.

“Peringatan HUT Kemerdekaan ini jangan hanya kita maknai sebagai kegiatan seremonial atau sekadar memeriahkan dengan karnaval. Di balik kemeriahan ini, kita harus selalu mengingat dan mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang dan mengorbankan jiwa raganya demi kemerdekaan bangsa Indonesia,” ujar Mimik.

Kemerdekaan yang dinikmati saat ini adalah hasil perjuangan panjang, lanjutnya, sehingga generasi penerus wajib mengisi kemerdekaan dengan cara yang relevan dengan zaman. Jika dahulu pahlawan berjuang mengangkat senjata, kini warga diharapkan berkontribusi melalui persatuan, pembangunan daerah, dan kepedulian sosial.

“Semangat para pahlawan harus kita teruskan. Kalau dahulu para pahlawan berjuang dengan mengangkat senjata, sekarang kita bisa mengisi kemerdekaan dengan menjaga persatuan, membangun daerah, meningkatkan kepedulian kepada sesama dan memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara,” tuturnya.

Kegiatan karnaval ini juga dinilai menjadi momentum berharga untuk mempererat tali persaudaraan. Proses persiapan hingga pelaksanaan menunjukkan semangat gotong royong yang tumbuh alami di tengah masyarakat — warga berkumpul, bekerja bersama, saling membantu, dan menyukseskan kegiatan secara kolektif.

Baca juga:

Jelang Hari Jadi Polwan ke-78, Polwan Polresta Sidoarjo & Jajaran Serentak Kerja Bakti

“Yang tidak kalah penting, kegiatan seperti ini menjadi momentum untuk mempererat tali persaudaraan. Warga berkumpul, bekerja bersama, saling membantu dan bergotong royong. Inilah nilai-nilai yang harus terus kita jaga karena menjadi kekuatan kita sebagai masyarakat dan sebagai bangsa Indonesia,” katanya.

Wabup Mimik berharap semangat kebersamaan dan gotong royong yang terlihat dalam peringatan HUT RI tersebut tidak berakhir saat karnaval selesai, melainkan terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai fondasi membangun Sidoarjo yang semakin maju dan sejahtera.

“Semoga semangat kemerdekaan ini terus kita jaga, bukan hanya hari ini. Mari kita bersama-sama menjaga kerukunan, memperkuat persaudaraan dan bergotong royong membangun Sidoarjo agar semakin maju dan masyarakatnya semakin sejahtera,” pungkasnya. @dieft

Respon (1)

Komentar ditutup.