705 Siswa Sidoarjo Terima Penghargaan Prestasi, Kacabdindik Pesan 3H

Foto: Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdindik) Wilayah Sidoarjo Dr. Kiswanto, M.Pd., menyerahkan langsung penghargaan tersebut pada Kamis (27/8/2026) siang di Aula SMANOR Buduran.

705 Siswa Sidoarjo Terima Penghargaan Prestasi, Kacabdindik Pesan 3H

SIDOARJO, kasatmata.id |  Dari sekitar 56 ribu siswa di Kabupaten Sidoarjo, terpilih 705 siswa didik terbaik yang menerima piagam penghargaan atas prestasi di berbagai ajang kompetisi tingkat SMA/SMK/MA/PKPLK Negeri dan Swasta se-Kabupaten. Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdindik) Wilayah Sidoarjo Dr. Kiswanto, M.Pd., menyerahkan langsung penghargaan tersebut pada Kamis (27/8/2026) siang di Aula SMANOR Buduran, sebagai bentuk apresiasi atas capaian mereka di Olimpiade Sains Nasional (OSN), Lomba Kompetensi Siswa (LKS), OPSI, FLS2N, hingga tingkat nasional. Enam siswa juara nasional dari SMK Negeri 1 Buduran, SMK Negeri 1 Jabon, dan SMK Telkom juga hadir menerima apresiasi.

Dr. Kiswanto menyampaikan bahwa piagam penghargaan ini bukan sekadar tanda keberhasilan sesaat, melainkan portofolio resmi yang dapat digunakan siswa untuk melanjutkan studi ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur prestasi maupun sebagai bekal memasuki dunia kerja.

“Piagam ini diharapkan menjadi portofolio, bahwa kalian adalah bagian dari anak-anak terbaik di Sidoarjo. Anak-anak harus bangga dan bersyukur,” harapnya di hadapan 705 siswa penerima penghargaan.

Baca juga:

Bupati Subandi Kawal Bantuan Beras Jabon: Tepat Sasaran & Kualitas Terjamin

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Kiswanto juga menyampaikan pesan mendalam menyongsong masa depan melalui prinsip 3H: Heart (Hati), mengembangkan etika, tata krama, dan akhlakul karimah berlandaskan Pancasila dan agama; Head (Kepala), menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi sesuai bidang masing-masing agar tidak tergerus zaman; serta Hand (Tangan), bekerja keras dan tidak menjadi pribadi yang pemalas. Ia mengajak para siswa berani keluar dari zona nyaman, membatasi penggunaan gawai, dan menyadari bahwa kesuksesan tidak diwariskan melainkan diperjuangkan sendiri lewat kerja keras, doa, dan bakti kepada orang tua.

“Saat teman main game, kalian harus belajar. Jangan lupa memohon Ridha Allah SWT melalui doa dan bakti kepada kedua orang tua,” tambahnya.

Kisah latar belakangnya yang tumbuh dari keluarga buruh tani turut dibagikan untuk meyakinkan para siswa bahwa keterbatasan modal maupun fasilitas bukan halangan meraih keberhasilan. Acara ditutup dengan harapan agar generasi muda Sidoarjo siap menjadi pemimpin dan pribadi sukses menyongsong Indonesia Emas 2045.

Baca juga:

Sampah Menjadi Wisata, Jabon Siap Kembangkan Industri & Ekonomi

Sementara itu, Ketua Panitia Kegiatan Dr. Karyanto, M.Pd., menjelaskan tiga tujuan utama penyelenggaraan ajang tersebut: memberikan apresiasi agar siswa memiliki keyakinan dan semangat berprestasi lebih tinggi, menginspirasi siswa lain untuk memiliki motivasi serupa, serta membuka peluang masuk perguruan tinggi melalui jalur SNBP dengan portofolio yang kuat. Ajang talenta ini terbuka bagi seluruh siswa tingkat SLTA serta siswa jenjang SMP yang telah memenuhi kualifikasi, dengan total 732 siswa hadir dan berpartisipasi. Kompetisi telah berlangsung secara bertahap sejak bulan lalu, kini mencapai jenjang provinsi hingga nasional, bahkan beberapa peserta LKS berhasil meraih medali emas tingkat nasional.

Rincian penerima penghargaan per cabang lomba: OPSI 202 siswa, FLS2N 123 siswa, O2SN 114 siswa, FIKSI 89 siswa, OSN 82 siswa, Siswa SLB 74 siswa, NSBC 9 siswa, LDBI 6 siswa, dan LKS 6 siswa. @dieft

Respon (1)

Komentar ditutup.