Brimob–Pertamina Bersinergi: Bor Air Bersih Bagi Pengungsi Manggarai
MANGGARAI, NTT, kasatmata.id | Kebutuhan air bersih menjadi prioritas mendesak bagi warga yang masih bertahan di lokasi pengungsian pascagempa bumi di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Korps Brimob Polri bergerak cepat menjawab kebutuhan tersebut dengan menjalin sinergi bersama PT Pertamina untuk merencanakan pengeboran sumber air bersih di sekitar posko pengungsian. Koordinasi teknis dilaksanakan oleh Dansatgas SAR Korps Brimob Polri Kombes Pol Hasripuddin pada Kamis (27/8/2026) pukul 10.20 WITA, bertempat di Posko Brimob Polsek Reo dan Posko Pengungsi Korban Bencana Gempa Bumi, Jalan Barangkolong RT 03/04, Kelurahan Mata Air, Kecamatan Reo.
Baca juga:
Rotasi Besar Pemkab Sidoarjo: Ainur Rahman Plt Sekda, Fenny Apridawati Dimutasi
Pertemuan tersebut membahas persiapan teknis pelaksanaan pengeboran air bersih yang akan dilakukan di sekitar posko pengungsian. Langkah ini merupakan respons langsung terhadap kelangkaan air bersih yang dirasakan warga selama berada di masa pengungsian, di mana ketersediaan air bersih menjadi penunjang utama kebersihan, kesehatan, dan pemenuhan kebutuhan sehari-hari.
Kombes Pol Hasripuddin menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat adalah bagian tak terpisahkan dari penanganan pascabencana. Oleh karena itu, koordinasi lintas pihak terus diperkuat agar bantuan yang diberikan tepat sasaran dan bermanfaat nyata.
“Kami terus berupaya memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak, salah satunya ketersediaan air bersih. Koordinasi dengan berbagai pihak dilakukan agar kebutuhan tersebut dapat segera terpenuhi,” ujar Kombes Hasripuddin.
Baca juga:
Wabup Mimik Hadiri Maulid Kletek: Guyub Rukun Kunci Kemajuan Sidoarjo
Rencana pengeboran ini diharapkan segera menambah sumber air bersih yang dapat dimanfaatkan warga di sekitar posko. Selain memenuhi kebutuhan sehari-hari, ketersediaan air bersih juga berperan krusial dalam menjaga higienitas dan mencegah timbulnya penyakit selama masa pemulihan bencana. Sinergi antara Korps Brimob Polri dan PT Pertamina ini sekaligus menunjukkan bahwa penanganan bencana memerlukan kolaborasi lintas sektor agar bantuan dapat menjangkau kebutuhan yang paling mendasar.
Korps Brimob Polri menyatakan akan terus mendukung masyarakat terdampak melalui pengerahan personel, pelayanan kemanusiaan, serta pemenuhan kebutuhan dasar di wilayah pengungsian. Kehadiran personel Brimob tidak hanya berfokus pada penanganan kondisi darurat, tetapi juga mendorong terpenuhinya kebutuhan warga menuju proses pemulihan yang berkelanjutan. @dieft













Respon (1)
Komentar ditutup.