Polsek Krian Edukasi Cegah Bullying Sejak Dini di SD Cinta Hati
SIDOARJO, kasatmata.id | Membangun lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari perundungan menjadi prioritas pencegahan sejak usia dini. Polsek Krian melaksanakan pembinaan dan penyuluhan cegah bullying serta kenakalan remaja kepada siswa dan guru SD Cinta Hati, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, Jumat (28/8/2026). Kegiatan yang dipimpin Kanit Lantas Polsek Krian AKP Indra Arliansyah bersama Aiptu Sunarti ini disambut antusiasme tinggi oleh seluruh warga sekolah.
Dalam penyuluhan tersebut, personel Polsek Krian memberikan pemahaman komprehensif kepada para pelajar mengenai bullying — mulai dari bentuk-bentuk perundungan, cara mengenalinya, hingga dampak negatif yang ditimbulkan baik bagi korban maupun pelaku. Para siswa diajak untuk tidak menjadikan perundungan sebagai candaan atau ikut-ikutan menyakiti teman, melainkan menumbuhkan sikap saling menghormati, menjaga pertemanan, dan menciptakan suasana belajar yang nyaman.
Baca juga:
Hadirkan Rasa Aman, Polwan Jenggala Presisi Laksanakan Patroli Rutin
Edukasi juga diberikan kepada para guru agar berperan aktif dalam mencegah dan menangani potensi bullying di lingkungan sekolah, sekaligus mendorong siswa tidak takut melapor jika mengalami atau mengetahui tindakan perundungan.
Kanit Lantas Polsek Krian AKP Indra Arliansyah menegaskan bahwa pencegahan bullying dan kenakalan remaja harus dilakukan sejak dini melalui sinergi kepolisian, sekolah, guru, dan orang tua.
Baca juga:
Polsek Waru Bagikan 100 Paket Nasi & Air, Eratkan lkatan dengan Masyaraka
“Anak-anak perlu mendapatkan pemahaman sejak dini tentang pentingnya saling menghargai dan menghormati. Jika menemukan tindakan bullying, jangan takut untuk melapor kepada guru maupun orang tua,” tegasnya.
Lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman dinilai menjadi faktor krusial dalam mendukung tumbuh kembang anak serta membentuk generasi muda berkarakter positif.
“Sinergi antara kepolisian, sekolah dan orang tua sangat diperlukan untuk memberikan perlindungan dan pembinaan kepada anak-anak. Harapannya, mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, saling menghormati dan bebas dari bullying,” tambah AKP Indra. @dieft













Respon (1)
Komentar ditutup.