Polisi Takziyah ke Rumah Duka Pelajar Korban Laka Lantas
kasatmata.id, Sidoarjo | Kanit Samapta Polsek Krembung Iptu Nugroho bersama Kanit Binmas Aiptu Adien dan Kanit Provos Aiptu M. Soleh, mewakili Kapolsek Krembung peduli terhadap musibah kecelakaan lalu lintas pelajar SMP yang meninggal dunia, akibat terserempet bus saat berangkat sekolah pada 27 November 2025 lalu.
Baca juga:
Kapolri Pimpin Rakor Bencana dengan Forkopimda Sumut, Bahu Membahu Tangani Bencana
Polisi Takziyah dari Polsek Krembung tersebut dilakukan pada Senin (1/12/2025), di rumah duka yang beralamat di Desa Krembung, RT 01, RW 01, Kecamatan Krembung, Kabupaten Sidoarjo.
Kanit Samapta Polsek Krembung Iptu Nugroho, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam dan belasungkawa secara langsung kepada keluarga yang ditinggalkan. Kehadiran Kapolsek dan anggota ini bukan sekadar menjalankan tugas, namun sebagai bentuk empati dan dukungan moral dari institusi Polri kepada masyarakat yang tengah berduka.
“Kami menyampaikan rasa duka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini,” ujar Kanit Samapta Polsek Krembung Iptu Nugroho.
Selain menyampaikan belasungkawa, ia juga memberikan sedikit santunan sebagai wujud tali asih dan perhatian dari Polsek Krembung. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antara Kepolisian dengan masyarakat, sekaligus menunjukkan bahwa Polri senantiasa hadir di tengah-tengah warganya, baik dalam suka maupun duka.
Imbauan Keselamatan Berkendara
Mengingat almarhumah adalah seorang pelajar yang menjadi korban laka lantas, Kapolsek Krembung juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para orang tua dan pelajar di wilayah Krembung, untuk senantiasa mengutamakan keselamatan berlalu lintas.
Baca juga:
Polda Jatim Berangkatkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir dan Longsor di Sumatera
“Kami terus mengingatkan pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas, terutama bagi anak di bawah umur. Kecelakaan dapat terjadi kapan saja, oleh karena itu, pengawasan orang tua dan kepatuhan dalam berkendara adalah kunci untuk mencegah kejadian serupa terulang,” pesannya. @dieft












