Pemkab Sidoarjo Segera Renovasi Rumah Kakek Pencari Rongsokan

Foto: Bupati Sidoarjo H. Subandi datang kerumahnya di Desa Pranti Kecamatan Sedati, Selasa, (23/12).

Pemkab Sidoarjo Segera Renovasi Rumah Kakek Pencari Rongsokan

kasatmata.id, Sidoarjo | Usia Sutikno sudah mencapai 81 tahun. Namun ia masih bergelud dengan dunia. Untuk mencukupi kebutuhan hidupnya sehari-hari, Sutikno harus rela berkeliling mencari rongsokan.

Baca juga:

Kapolri Soroti Tantangan Perkembangan Teknologi Digital dalam Menjaga Stabilitas Nasional

Namun Sutikno masih bisa bersyukur akan kondisinya. Memiliki tempat tinggal sendiri adalah salah satu alasannya untuk tetap bersyukur. Meski rumah yang ditempatinya terbilang tidak layak huni. Memiliki rumah yang nyaman untuk ditinggali bersama istri, anak serta menantu dan tiga cucunya cuma menjadi angan-angannya saja selama ini.

Akhirnya harapan Sutikno untuk tinggal dirumah yang nyaman itu terwujud. Pagi tadi, Bupati Sidoarjo H. Subandi datang kerumahnya di Desa Pranti Kecamatan Sedati, Selasa, (23/12). Bupati membawa kabar gembira kepada Sutikno. H. Subandi memastikan rumah reot itu akan segera renovasi.

“Kondisi rumah ini betul-betul tidak layak huni, atapnya yang masih kayu pring dan banjir, mudah-mudahan segera diperbaiki biar bapak ini segera menempati rumah layak huni,” ucapnya.

Bupati H. Subandi juga mengatakan rumah Sutikno juga akan dilakukan peninggian. Pasalnya rumah itu kerap kebanjiran ketika hujan turun. Ia meminta Baznas Sidoarjo secepatnya merenovasi rumah Sutikno.

“Rumah ini kalau hujan banjir, kalau tidak segera diperbaiki kasihan bapaknya yang sudah tua ini, kesehatannya dapat terganggu,” pintanya kepada Baznas Sidoarjo yang ikut mendampingi.

Baca juga:

Polda Jatim Sampaikan Update Arus Lalu Lintas Hari Ketiga Operasi Lilin Semeru 2025

Sutikno bersama istrinya mengaku gembira kabar rumahnya akan diperbaiki. Dikatakannya rumah yang ditinggalinya bersama tujuh orang anggota keluarganya itu kerap banjir. Bahkan banjir semakin parah jika banjir rob datang. Tingginya bisa mencapai lutut orang dewasa.

“Nek udan tok namung sak monten (kalau hujan saja segini),” ucap Sutikno sambil menunjuk dibawah lututnya. @dieft