Diskominfo Sidoarjo Gelar Pelatihan AI Gratis, 100 Peserta Belajar Jadi Konten Kreator hingga Public Speaker
SIDOARJO, kasatmata.id | Menjawab kebutuhan masyarakat akan keterampilan digital di era transformasi, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar pelatihan Artificial Intelligence (AI) bertajuk “Mastering AI: Jadi Content Creator, Marketer, dan Public Speaker Andal di Era Digital”. Kegiatan yang diselenggarakan secara gratis di Youth Center Sidoarjo pada hari Senin ini diikuti oleh 100 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, pelaku UMKM, hingga masyarakat umum.
Pelatihan yang berlangsung selama sehari penuh dirancang untuk memberikan pembekalan komprehensif mengenai pemanfaatan AI tidak hanya secara teoritis, tetapi juga praktis dalam berbagai aktivitas. Peserta mendapatkan pengetahuan tentang cara membuat konten digital yang kreatif, menyusun strategi pemasaran yang efektif, serta meningkatkan kemampuan komunikasi publik dengan dukungan teknologi terkini.
Baca juga:
80 Kepala Desa Sidoarjo Dilantik, Bupati Subandi Minta Putuskan Sekat Politik dan Fokus Pembangunan
Mewakili Kepala Diskominfo Sidoarjo, Sekretaris Dinas Choirul Anam, S.STP., M.HP., yang membuka kegiatan mengajak masyarakat untuk melihat AI bukan sebagai ancaman, melainkan sebagai peluang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. “Pertanyaannya bukan lagi apakah AI akan mengubah cara kita bekerja, tetapi apakah kita siap beradaptasi dan memanfaatkannya untuk menjadi lebih produktif. Karena pada akhirnya, yang akan unggul adalah mereka yang paling cepat belajar dan mampu beradaptasi dengan perubahan,” ujarnya.
Choirul Anam menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam terus memperkuat literasi digital masyarakat melalui program-program yang adaptif dengan perkembangan teknologi. Ia juga mengingatkan agar AI dimanfaatkan secara positif. “Jadikan AI sebagai alat untuk memperkuat kreativitas, meningkatkan produktivitas, mempercepat inovasi, serta menghadirkan solusi bagi masyarakat. Jangan sampai teknologi ini dimanfaatkan untuk menyebarkan hoaks, disinformasi, ataupun konten yang merugikan orang lain,” pesannya.
Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Sidoarjo, Anita Inggit Zaenuris Shofa, S.STP., M.AP., menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan tanggapan atas tingginya antusiasme masyarakat yang ingin mempelajari pemanfaatan AI secara praktis.

“Dalam beberapa bulan terakhir, kami menerima banyak aspirasi dari berbagai kalangan yang ingin memahami AI untuk mendukung aktivitas belajar, bekerja, maupun mengembangkan usaha,” katanya.
Menurut Inggit, semangat masyarakat Sidoarjo tidak hanya sebatas menjadi pengguna teknologi, tetapi juga ingin mampu menguasainya sebagai instrumen peningkatan produktivitas dan daya saing. “Melalui pelatihan ini kami ingin memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk belajar AI bersama para praktisi. Harapannya, peserta mampu menggunakannya untuk meningkatkan kreativitas, mengembangkan usaha, serta menciptakan peluang baru di era digital,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan bahwa Diskominfo akan terus menghadirkan program literasi digital yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Baca juga:
Polsek Waru Gagalkan Premanisme di Terminal Bungurasih, Satu Tersangka Diamankan
Kegiatan menghadirkan tiga narasumber berpengalaman di bidang komunikasi digital dan pemanfaatan AI, yaitu Muhammad Iffan (Founder Info Darjo), Farikha Rachmawati, M.I.Kom. (Certified Trainer TikTok Indonesia sekaligus Dosen Ilmu Komunikasi UPN Veteran Jawa Timur), serta Yuris Sabrina, CPS (Certified BNSP Public Speaker, MC, dan Fasilitator). Mereka membagikan pengalaman praktis mulai dari penggunaan AI untuk menghasilkan konten kreatif, menyusun strategi pemasaran digital, hingga meningkatkan kemampuan berbicara di depan umum.
Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi sepanjang kegiatan. Mereka aktif terlibat dalam diskusi, mencoba berbagai platform AI, serta mempraktikkan penyusunan prompt untuk menghasilkan konten digital yang lebih efektif. Bagi pelaku UMKM, AI dianggap sebagai peluang untuk memperkuat promosi usaha, sementara bagi pelajar dan mahasiswa, teknologi ini dapat dimanfaatkan sebagai pendukung proses belajar, riset, dan pengembangan kreativitas.
Melalui pelatihan gratis ini, Diskominfo Sidoarjo berharap semakin banyak masyarakat yang tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menjadi konten kreator, digital marketer, dan komunikator yang kreatif, produktif, serta bertanggung jawab. Dengan demikian, Kabupaten Sidoarjo diharapkan semakin siap menghadapi tantangan sekaligus memanfaatkan peluang yang ada di era transformasi digital. @dieft












