Wabup Mimik Tegaskan Kepatuhan Pajak Kunci Pembangunan Berkelanjutan Sidoarjo
SIDOARJO, kasatmata.id | Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menegaskan pentingnya kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan. Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana menekankan bahwa setiap rupiah pajak yang disetorkan warga akan kembali secara nyata dalam bentuk pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan pendidikan, kesehatan, serta fasilitas umum yang dapat dinikmati bersama seluruh lapisan masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Mimik saat melepas ribuan peserta jalan sehat dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun ke-61 Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Cabang Sidoarjo di kawasan Monumen Jayandaru, Alun-alun Sidoarjo, Minggu (2/8/2026).
Baca juga:
Enam Dekade Pengabdian, Korem 084/Bhaskara Jaya Rayakan HUT ke- 60 Admin
Dalam kesempatan itu, Wabup Mimik memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif IKPI yang memadukan kegiatan olahraga, pelayanan kesehatan, edukasi perpajakan, hingga aksi sosial dalam satu rangkaian acara. Sinergi semacam ini dinilai sangat strategis untuk mendekatkan pemahaman masyarakat mengenai fungsi dan manfaat pajak bagi kemajuan daerah.
“Selamat ulang tahun yang ke-61 kepada IKPI Cabang Sidoarjo. Semoga semakin profesional, berkembang, dan senantiasa menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun kesadaran perpajakan di tengah masyarakat,” ujar Mimik.

Ia menegaskan kembali, pajak bukan sekadar kewajiban yang mengikat, melainkan wujud gotong royong masyarakat membiayai kemajuan daerah. Semakin tinggi tingkat kepatuhan dan ketepatan waktu pembayaran pajak, semakin besar pula kemampuan pemerintah menghadirkan pelayanan dan pembangunan yang berkualitas bagi seluruh warga.
“Jangan pandang pajak hanya sebagai angka atau beban. Kepatuhan Anda adalah investasi bersama untuk Sidoarjo yang lebih maju. Semakin tertib warga membayar pajak, semakin lancar pembangunan yang kita rasakan manfaatnya secara langsung,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua IKPI Cabang Sidoarjo, Budi, menyampaikan bahwa peringatan tahun ini dikemas berbeda, tidak hanya sebagai ajang silaturahmi antarprofesi, tetapi juga sebagai wujud kehadiran organisasi di tengah masyarakat. Kegiatan jalan sehat ini bahkan berupaya mencatatkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), sekaligus mengampanyekan hidup sehat dan pemahaman perpajakan yang lebih luas.
Baca juga:
Tegas! Bupati Subandi Tutup Tiga Ruko Penjual Miras llegal: Izin Distributor Tak Boleh Jual Eceran
“Kami ingin menunjukkan bahwa IKPI tidak hanya bergerak di bidang jasa konsultasi, tetapi juga hadir memberikan manfaat nyata melalui kegiatan sosial, edukasi, dan kolaborasi bersama pemerintah daerah,” jelas Budi.
Selain jalan sehat, panitia juga menghadirkan layanan gratis bagi masyarakat meliputi donor darah, konsultasi perpajakan, pemeriksaan kesehatan, serta program tebus murah. Rangkaian kegiatan turut dimeriahkan dengan pembagian hadiah hiburan, termasuk hadiah utama berupa sepeda gunung. @dieft












