HUT Ke-21 HIMPAUDI: Sriatun Apresiasi Guru, Ajak Orang Tua Batasi Gadget
SIDOARJO, kasatmata.id | Ribuan anak usia dini memenuhi GOR Serbaguna Sidoarjo, Rabu (9/9/2026), merayakan HUT Ke-21 Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI). Sebanyak 2.559 peserta didik dari berbagai satuan PAUD tampil ceria dalam beragam lomba dan kegiatan, dihadiri langsung Bunda PAUD Sidoarjo dr. Hj. Sriatun Subandi.
Kehadiran dr. Sriatun disambut sukacita oleh anak-anak, pendidik, serta para orang tua. Turut mendampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo Ridho Prasetyo, Ketua PW HIMPAUDI Jawa Timur Galih Waskito, serta pemangku kepentingan terkait.
Dalam sambutannya, dr. Sriatun menyebut usia 21 tahun bukan sekadar angka, melainkan perjalanan panjang dedikasi HIMPAUDI sebagai mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini.
Baca juga:
Kades Sidokerto Ungkap Polemik Transparansi Pengelolaan TPST Dan KSM
“Mari kita perkuat sinergi antara pemerintah, satuan pendidikan, keluarga, masyarakat, dan dunia usaha demi menciptakan ekosistem pendidikan anak usia dini yang lebih kokoh,” ujarnya dalam kegiatan bertema “Nyalakan Asa, Wujudkan Pengakuan dan Kesetaraan Guru PAUD”.
Ia menegaskan peran pendidik PAUD sangat layak diapresiasi, karena merekalah yang meletakkan fondasi generasi emas Sidoarjo. Para pendidik diharapkan semakin solid, inovatif, dan bersinergi mewujudkan layanan PAUD yang berkualitas, inklusif, serta menyenangkan.
Kepada para wali murid, dr. Sriatun menyampaikan pesan mendesak: luangkan waktu mendampingi anak, dan batasi penggunaan gawai. Pesatnya perkembangan teknologi membuat anak rentan terpapar konten yang belum sesuai usia, apalagi jika perangkat dijadikan sarana menenangkan anak tanpa pendampingan.

“Pastikan Ibu selalu membatasi durasi penggunaan perangkat tersebut agar tidak berlebihan. Selalu dampingi anak, karena mereka belum mampu menyaring konten yang layak bagi usianya,” tuturnya.
Kolaborasi erat antara guru dan orang tua menjadi kunci utama. Pendidikan tidak berhenti di sekolah, melainkan harus berkesinambungan di rumah demi membentuk generasi yang tangguh, cerdas, dan berakhlak mulia.
“Tanpa peran serta Bapak dan Ibu, mustahil anak-anak tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang unggul dan luar biasa,” tegasnya.
Baca juga:
Potensi Rp2,2 Triliun, Pemkab Dorong UPZ di 346 Desa/kelurahan
Acara diwarnai lomba MC dan Dirijen. Berikut daftar pemenang:
Lomba MC
– Juara I: Kecamatan Candi
– Juara II: Kecamatan Balongbendo
– Juara III: Kecamatan Krembung
– Juara Harapan I: Kecamatan Sedati
– Juara Harapan II: Kecamatan Sukodono
– Juara Harapan III: Kecamatan Porong
Lomba Dirijen
– Juara I: Kecamatan Waru
– Juara II: Kecamatan Porong
– Juara III: Kecamatan Wonoayu
– Juara Harapan I: Kecamatan Tulangan
– Juara Harapan II: Kecamatan Candi
– Juara Harapan III: Kecamatan Jabon
Hadiah diserahkan langsung oleh dr. Sriatun Subandi kepada para pemenang sebagai bentuk dorongan agar semangat berprestasi terus tumbuh di kalangan pendidik PAUD se-Kabupaten Sidoarjo. @dieft












