Wujudkan Program POLINDIK, Kapolresta Sidoarjo Turun Langsung di SMPN 1 Waru
SIDOARJO, kasatmata.id | Dalam rangka mewujudkan program Polisi Peduli Pendidikan (POLINDIK), Kapolresta Sidoarjo AKBP Bobby A. Condroputra turun langsung ke lingkungan sekolah, yakni SMP Negeri 1 Waru, pada Senin (2/11/2026) pagi. Kunjungan ini sekaligus bagian dari program unggulan Sidoarjo Aspirasi Siswa.
Sesampainya di lokasi, Kapolresta beserta rombongan langsung terjun membantu mengatur lalu lintas di depan sekolah dan menyeberangkan para pelajar. Kesempatan ini juga dimanfaatkan untuk mensosialisasikan pentingnya tertib berlalu lintas dalam rangka Operasi Patuh Semeru 2026.
Baca juga:
Bupati Subandi Lepas Kontingen Popda dearpeda, Target Prestasi Lebih Tinggi dari Tahun Lalu
Tak hanya soal keselamatan jalan, Kapolresta juga memberikan edukasi kepada para siswa mengenai berbagai isu krusial: bahaya perundungan atau bullying, dampak buruk narkoba, hingga kebijaksanaan dalam bermedia sosial. Kegiatan ditutup dengan penanaman bibit pohon bersama di lingkungan sekolah, sebagai simbol komitmen mewujudkan lingkungan belajar yang hijau, asri, dan nyaman.

Dalam sambutannya, AKBP Bobby A. Condroputra menegaskan bahwa masa depan generasi muda adalah aset paling berharga yang harus dijaga secara bersama-sama. Ia mengajak para pelajar untuk fokus belajar dan menjauhi segala bentuk pengaruh negatif.
“Masa depan adik-adik sangat berharga. Jangan sampai mudah terpengaruh oleh berbagai kenakalan pelajar, seperti tawuran, bullying, narkoba, maupun provokasi di media sosial. Kendalikan diri, tolak ajakan kekerasan, dan selesaikan perselisihan melalui dialog dengan bantuan guru serta orang tua,” ujar Kapolresta di hadapan para pelajar.
Baca juga:
Wakapolda Jatim Turun Langsung Pantau Pelayanan Lalu Lintas di Surabaya
Polresta Sidoarjo berkomitmen hadir secara nyata di tengah masyarakat, termasuk di lingkungan sekolah, untuk memberikan rasa aman dan nyaman. Kapolresta juga mengingatkan bahwa kepolisian siap menjadi mitra bagi pelajar maupun sekolah.
“Bila para pelajar mengalami atau mengetahui tindak perundungan atau kekerasan, jangan takut untuk melapor. Bisa sampaikan kepada guru, orang tua, maupun langsung ke kepolisian melalui hotline 110. Kami siap hadir dan memberikan rasa aman bagi masyarakat,” pesannya. @dieft













Respon (1)
Komentar ditutup.