Ini Pesan Bupati Sidoarjo Kepada 260 Pejabat Struktural Dan Fungsional Dilantik
kasatmata.id, Sidoarjo | Bupati Sidoarjo H.Subandi SH M.Kn resmi melantik dan mengambil sumpah 260 pejabat struktural dan fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo, pada hari Sabtu (10/01/2026).
Baca juga:
Pelantikan tersebut mencakup pejabat pimpinan tinggi pratama hingga pejabat rumah sakit daerah dan dinas pendidikan. Selain itu, juga terjadi rotasi untuk beberapa jabatan Camat. Pergantian itu antara Camat Krian, Taman, Waru, Gedangan, Tarik dan Camat Sukodono.
Dalam pelantikan tersebut, sebanyak 13 orang menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama (eselon II), 83 orang pada jabatan administrator (eselon III), dan 146 orang pada jabatan pengawas (eselon IV). Selain itu, turut dilantik 18 pejabat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R.T. Notopuro.
Adapun beberapa nama pejabat yang dimutasi Bupati Sidoarjo pada prosesi mutasi kedua adalah:
Posisi Kepala Dinas
1. Sabino Mariano yang sebelumnya menjabat Camat Tanggulangin menjabat Kepala Pelaksana BPBD
2. Probo Agus Sunarno yang sebelumnya sebagai Plt kini menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD)
3. Muhammad Yunan Khoiron yang sebelumnya menjabat Sekretaris Disperindag kini menjabat sebagai Kepala Dinas Perikanan
4. Eri Sudewo yang sebelumnya menjabat Plt kini menjabat Kepala Dinas Kominfo
5. R Martha Wira Kusuma yang sebelumnya menjabat Sekretaris Inspektorat kini menjabat Kepala Dinas Sosial
6. dr. Lakhsmie Yuwantina yang sebelumnya menjabat sebagai Plt kini menjabat Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes).
Posisi Staf Ahli
1. Mochammad Hudori menjabat Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM
2. Arif Mulyono menjabat Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik
3. Happy Setianingsih Astrawati menjabat Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan.
Posisi Asisten
1. Untuk jabatan Asisten I dijabat Ainun Amalia yang sebelumnya menjabat Kepala Disnaker
2. Asisten II dijabat M Bahrul Amiq yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK).
Dari dinas pendidikan:
1. Lilik Sulistyawati, S.Pd M.Pd diberi amanah menjabat sebagai Kabid Mutu Pendidikan di Dinas Dikbud Sidoarjo sebelumnya menjabat Kepala SMP Negeri 4 Sidoarjo.
2. Dr. Netti Lastiningsih, M.Pd dipercayakan memegang jabatan Sekretaris Dinas Dikbud Sidoarjo, sebelumnya sebagai Kabid Mutu Pendidikan.
3. Ronny Yulianowarso, AP M.HP diberi amanah baru jadi Sekretaris BKD Sidoarjo, sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Dikbud Sidoarjo.
4. Kabid GTK Slamet Riyadin, S.STP M.HP dipercayakan menjadi Camat Krembung.
5. Nanik Sumarviati, M.Pd naik menjadi Kabid PAUD dan Pendidikan Non Formal.

Bupati Subandi dalam sambutannya menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan bagian dari penguatan kinerja birokrasi untuk mempercepat pembangunan daerah.
Ia meminta seluruh pejabat yang dilantik bekerja dengan integritas dan menjadikan kepentingan publik sebagai asas utama dalam setiap pengambilan keputusan.
“Manfaatkan konektivitas dan teknologi untuk mempercepat layanan, minimal meningkatkan kualitas pengambilan keputusan. Tunjukkan kinerja yang baik,” pesan Subandi.
Bupati juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) tanpa sekat-sekat kepentingan. Menurutnya, percepatan pembangunan Sidoarjo hanya dapat tercapai melalui kerja keras bersama yang dilandasi empati dan loyalitas.
“Tidak boleh ada kotak-kotak. Loyalitas itu penting. Kita titipkan percepatan pembangunan Sidoarjo melalui kolaborasi dan kerja keras bersama,” ujarnya.
Subandi mengingatkan seluruh pejabat untuk menjalankan fungsi utama sebagai pelayan publik, memastikan seluruh program dan kegiatan OPD selesai tepat waktu, serta menjaga pemerintahan yang bersih dari praktik korupsi.
Baca juga:
Polisi Bersama Perangkat Desa Cek Debit Air Sungai dan Aktivitas Transportasi Tambang
Ditambahkannya, pentingnya visi yang jelas dan kerja nyata untuk mewujudkan Sidoarjo berdaya saing dan berkelanjutan dibutuhkan kerjasama seluruh jabatan dimulai dari pelayanan paling dasar, yakni desa, hingga tingkat kabupaten.
“Visi misi harus jelas dan diwujudkan dengan kerja nyata, mulai dari pelayanan di desa hingga kabupaten,” pungkasnya. @dieft












