Semangat Hari Kartini, PLN Jatim Hadirkan Edukasi dan Apresiasi Perempuan di Jawa Timur
SURABAYA, kasatmata.id | PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur memanfaatkan peringatan Hari Kartini Tahun 2026 untuk memperkuat peran perempuan melalui rangkaian kegiatan edukasi, pelayanan, dan pemberdayaan masyarakat di berbagai wilayah, antara lain Banyuwangi, Malang, dan Gresik. Melalui Srikandi PLN, kontribusi nyata diberikan mulai dari sosialisasi program layanan hingga peningkatan kesadaran keselamatan ketenagalistrikan.
Baca juga:
Kabupaten Sidoarjo Jadi Tuan Rumah Garuda Al Impact Summit 2026 Regional
Di Banyuwangi, Srikandi PLN UP3 menyelenggarakan talkshow di Radio GBS 103.1 FM untuk mensosialisasikan promo “Power Up Real, Listrik Aman Kerja Lancar”. Program ini menawarkan diskon 50% untuk penambahan daya bagi pelanggan tegangan rendah, yang dapat diakses melalui aplikasi PLN Mobile selama 15–28 April 2026. Tujuan promo adalah membantu masyarakat memenuhi kebutuhan listrik rumah tangga maupun usaha agar aktivitas berjalan lancar.
Di Malang, PLN menghadirkan dua program utama. Pertama, program “Srikandi Mengajar” yang menyasar komunitas pengemudi ojek online dengan memberikan edukasi keselamatan ketenagalistrikan di rumah dan di jalan, termasuk pentingnya pengecekan instalasi listrik serta kewaspadaan terhadap jaringan tegangan menengah. Masyarakat juga diimbau untuk melaporkan potensi gangguan listrik melalui aplikasi PLN Mobile agar dapat ditangani segera.

Kedua, bekerja sama dengan Yayasan Baitul Maal, PLN menggelar kegiatan “Kartini Berkendara, Mandiri Berkarya” sebagai bentuk apresiasi kepada pengemudi ojek online perempuan. Kegiatan ini menjadi ruang inspirasi dengan semangat women support women, sekaligus mengakui peran perempuan sebagai pilar ekonomi keluarga dan representasi semangat Kartini masa kini.
Sementara itu di Gresik, edukasi keselamatan listrik diberikan sejak dini kepada siswa TKIT Al Ibrah melalui metode interaktif seperti permainan dan simulasi sederhana. Anak-anak diajarkan praktik penggunaan listrik yang aman, antara lain tidak menyentuh peralatan listrik dengan tangan basah dan pentingnya pengawasan orang dewasa, guna menanamkan kesadaran sejak usia dini.
Baca juga:
Optimalkan Swasembada Pangan, Polsek Prambon Masifkan Pengelolahan Tanaman Jagung
General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, menegaskan bahwa peran perempuan melalui Srikandi PLN menjadi kekuatan penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan. “Srikandi PLN tidak hanya bagian dari organisasi, tetapi juga garda terdepan dalam memberikan edukasi, pelayanan, dan solusi bagi masyarakat. Semangat Kartini mendorong kami untuk terus memperkuat peran perempuan dalam menghadirkan layanan listrik yang lebih humanis, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan,” ucapnya. @dieft












