Danrem Hadiri Peringatan Hari Jadi Surabaya ke-733
Surabaya, kasatmata.id |Suasana penuh keakraban, semangat persatuan, dan rasa cinta mendalam terhadap Kota Pahlawan menghiasi puncak peringatan Hari Jadi Kota Surabaya ke-733, yang digelar di Halaman Balai Kota Surabaya, Jalan Taman Surya No. 1, Minggu (31/5). Ribuan masyarakat dari berbagai lapisan usia, profesi, dan latar belakang berkumpul, merasakan nuansa kebersamaan yang hangat dalam momen bersejarah tersebut.
Baca juga:
Bhabinkamtibmas Wonoayu Kontrol Jagung Dukung Swasembada Pangan
Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya, Brigjen TNI Kohir, turut menghadiri acara sekaligus mewakili institusi Tentara Nasional Indonesia (TNI), bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, akademisi, pengusaha, serta berbagai elemen warga Surabaya. Kehadiran Danrem menjadi simbol sinergitas yang kuat antara TNI, Pemerintah Kota Surabaya, Kepolisian Republik Indonesia (Polri), dan seluruh komponen masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung pembangunan kota yang semakin maju dan berbasis nilai kemanusiaan.
Acara yang dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Surabaya, Ir. Armuji, M.H., berlangsung khidmat sekaligus meriah. Mengusung tema “Pancasila Kuat, Surabaya Hebat”, peringatan tahun ini diangkat sebagai momentum untuk memperkuat tali persatuan dan kesatuan di tengah tantangan arus globalisasi serta dinamika perkembangan zaman yang terus berubah.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Surabaya menegaskan bahwa kemajuan Kota Surabaya tidak pernah terlepas dari landasan nilai-nilai luhur Pancasila yang harus hidup dan terwujud dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. “Pancasila bukan hanya sekadar teks yang dibaca dalam upacara resmi, tetapi harus hadir dalam setiap tindakan nyata kita sehari-hari, mulai dari hubungan antarwarga hingga kebijakan pembangunan yang dirancang untuk kesejahteraan bersama,” tegasnya.
Ia juga mengungkapkan berbagai capaian pembangunan yang telah dicapai Pemerintah Kota Surabaya, antara lain penyediaan pelayanan kesehatan yang lebih mudah diakses masyarakat, pemerataan akses pendidikan dari tingkat dasar hingga menengah, perluasan kesempatan kerja melalui program peningkatan keterampilan, penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta perhatian khusus terhadap kelompok masyarakat kurang mampu. Upaya komprehensif tersebut membawa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Surabaya mencapai angka 85,65, menjadikannya kota dengan IPM tertinggi di Provinsi Jawa Timur.
Baca juga:
Polsek Tulangan Monitor Tebu, Dorong Swasembada Pangan di Kajeksan
Dalam kesempatan yang sama, Pemerintah Kota Surabaya menyerahkan piagam penghargaan kepada sejumlah instansi anggota Forkopimda, termasuk Korem 084/Bhaskara Jaya dan Polda Jawa Timur. Penyerahan piagam ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi yang diberikan dalam menjaga stabilitas dan kondusifitas wilayah, serta mendukung seluruh program pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah kota.
Di sela-sela kegiatan, Brigjen TNI Kohir menyampaikan harapannya agar Kota Surabaya terus berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang maju, sekaligus tetap menjaga keamanan dan kenyamanan bagi seluruh warganya. “Momentum Hari Jadi Kota Surabaya ke-733 ini menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya kolaborasi dan sinergitas yang erat antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat. Hanya dengan kebersamaan yang solid, Surabaya akan terus menjadi kota yang membanggakan bagi Indonesia,” ungkapnya. @dieft












