Kolaborasi Pemkab Sidoarjo Bersama HIPMI Targetkan UMKM Akselerasi dan Terintegrasi Rantai Industri Besar

Foto: Kolaborasi Pemkab Sidoarjo Bersama HIPMI Targetkan UMKM Akselerasi dan Terintegrasi Rantai Industri Besar

Kolaborasi Pemkab Sidoarjo Bersama HIPMI Targetkan UMKM Akselerasi dan Terintegrasi Rantai Industri Besar

Sidoarjo, kasatmata.id | Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memberikan dukungan penuh terhadap upaya Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Cabang Sidoarjo dalam memperkuat ekosistem usaha dan lingkungan investasi lokal. Kolaborasi ini bertujuan tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, melainkan juga mengakselerasi peningkatan kapasitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu bersaing dan terintegrasi dengan sektor industri besar.

Dukungan resmi tersebut disampaikan Bupati Sidoarjo, Subandi, saat menerima audiensi pengurus HIPMI Sidoarjo periode 2026-2029 di Opsroom Kantor Pemkab Sidoarjo pada hari Rabu (24/6). Acara yang dihadiri juga oleh pejabat terkait, termasuk Plt. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sidoarjo Happy Setianingtyas, membahas sejumlah prioritas strategis untuk kemajuan ekonomi daerah.

Baca juga:

Tolak Demo LSM Lamongan, Pegiat Gresik:”Urus Daerah Sendiri, Jangan Bikin Gaduh*

Bupati Subandi: Pemerintah Siap Dorong Pertumbuhan Usaha Lewat Program Terpadu

Dalam sambutannya, Bupati Subandi menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menjadi mitra aktif bagi pelaku usaha yang berkontribusi pada pembangunan. Menurutnya, tantangan ekonomi global dan nasional yang kompleks membutuhkan sinergi antara pemerintah dan dunia usaha untuk menciptakan daya tahan ekonomi yang kuat.

“Hari ini kita dihadapkan pada dinamika ekonomi yang sangat dinamis dan penuh tantangan. Namun, pasang surut adalah bagian tak terpisahkan dari perjalanan seorang entrepreneur,” ujar Subandi.

Ia menjelaskan bahwa dukungan pemerintah akan diwujudkan melalui berbagai program dan alokasi anggaran yang terintegrasi di seluruh perangkat daerah. Mulai dari pendampingan teknis, akses permodalan, hingga fasilitasi pemasaran produk lokal.

“HIPMI memiliki peran krusial sebagai motor penggerak ekonomi kreatif dan inovatif dari kalangan muda. Jika ada semangat untuk berjuang dan mengembangkan usaha, pemerintah akan selalu berada di sisi mereka sebagai pendukung dan fasilitator,” tambahnya.

Bupati juga mengungkapkan harapannya bahwa pertumbuhan sektor usaha di Sidoarjo akan berdampak menyeluruh pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), perluasan kesempatan kerja berkualitas, serta peningkatan taraf hidup masyarakat luas.

“Jika para pemuda Sidoarjo mampu mengembangkan usahanya dengan baik, maka dampaknya tidak hanya terasa pada angka PAD, tetapi juga akan menciptakan lapangan kerja baru yang bisa menyerap tenaga kerja lokal,” jelasnya.

HIPMI Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Capai 7-8 Persen, Fokus Integrasi UMKM

Ketua HIPMI Sidoarjo, Zakaria Dimas Peratama, menyampaikan kondisi perkembangan ekonomi daerah yang menunjukkan pertumbuhan sebesar 5,63 persen pada tahun 2025. Sebagai langkah lanjutan, HIPMI menetapkan target ambisius untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sidoarjo menjadi antara 7 hingga 8 persen pada tahun mendatang, dengan fokus pada penguatan investasi dan pengembangan sektor usaha produktif.

“Kabupaten Sidoarjo memiliki potensi besar, terutama dalam sektor industri pengolahan yang hingga saat ini tetap menjadi kontributor terbesar terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Namun, potensi ini belum sepenuhnya dimanfaatkan secara optimal karena masih banyaknya pelaku UMKM yang belum terhubung dengan rantai pasok industri,” ungkap Dimas.

Menurut dia, sebagian besar UMKM di Sidoarjo saat ini masih beroperasi di sektor ritel dengan skala usaha yang terbatas. Oleh karena itu, diperlukan jembatan kolaborasi dan intervensi strategis agar UMKM dapat naik kelas dan menjadi bagian integral dari ekosistem industri yang lebih luas.

Selain itu, HIPMI juga mengidentifikasi sejumlah aset daerah yang belum dimanfaatkan secara maksimal dan menilai bahwa pengembangan klaster usaha merupakan solusi efektif untuk memperkuat konektivitas antara UMKM dan pelaku usaha skala besar. Dengan klaster usaha yang terstruktur, diharapkan akan tercipta ekosistem usaha yang saling mendukung dan sinergis.

Dinas Perindag: Program HIPMI Akan Disinergikan dengan Kebijakan Daerah

Merespons usulan yang disampaikan HIPMI, Plt. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sidoarjo, Happy Setianingtyas, menyambut baik berbagai masukan dan ide strategis yang diajukan. Ia menjamin bahwa semua program kegiatan HIPMI yang sejalan dengan arah kebijakan pemerintah daerah akan diintegrasikan dan disinergikan untuk memperkuat sektor usaha dan industri di Sidoarjo.

Baca juga:

Fenomena HIV Di Sidoarjo, DPRD Sidoarjo Desak Semua Pihak Percepat Penanggulangan

“Kami melihat bahwa banyak ide dan program dari HIPMI yang sangat relevan dengan program kerja kami. Oleh karena itu, program-program tersebut akan kami evaluasi dan kemudian diadopsi serta diselaraskan dengan program pemerintah daerah agar dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi pelaku usaha lokal,” jelas Happy.

Ia menambahkan bahwa pihaknya juga akan mendorong terjadinya kolaborasi antara UMKM dengan industri besar melalui berbagai kegiatan seperti pemasaran bersama, bimbingan teknis, dan fasilitasi akses ke pasar yang lebih luas. @dieft