Polsek Balongbendo Dampingi Panen Raya Jagung Hibrida di Sidoarjo

Foto: Langkah konkret ini diwujudkan dengan peninjauan langsung lahan jagung hibrida seluas 21 hektare di Desa Kedungsukodani, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo, pada Kamis (9/7/2026).

SIDOARJO, kasatmata.id | Dalam rangka menyukseskan program prioritas Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, terkait kemandirian pangan nasional, jajaran Polsek Balongbendo, Polresta Sidoarjo, kembali menunjukkan komitmennya melalui pendampingan intensif kepada para petani saat panen raya. Langkah konkret ini diwujudkan dengan peninjauan langsung lahan jagung hibrida seluas 21 hektare di Desa Kedungsukodani, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo, pada Kamis (9/7/2026).

​Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Balongbendo, Kompol Dr. Sunari, didampingi oleh Panit Binmas Aiptu AR Maksum dan Bhabinkamtibmas Desa Kedungsukodani, Aiptu Widi Yayadi. Fokus peninjauan adalah memastikan kondisi tanaman jagung “Perkasa Hibrida”—yang merupakan bantuan dari Polresta Sidoarjo—tumbuh optimal menjelang masa panen.

Baca juga:

Perkuat Peran Global, Polri Tegaskan Arah Strategis Indonesia dalam Misi Perdamaian Dunia di UNCOPS 2026

​Lahan seluas 21 hektare milik Kelompok Tani Amongkarso 3, yang dikelola oleh Agung Falentino bersama warga setempat, saat ini telah memasuki usia tanam 95 hari. Berdasarkan pemantauan di lapangan, komoditas tersebut tumbuh subur dan diproyeksikan akan memasuki masa panen raya pada 28 Juli 2026 mendatang.

​Selain melakukan pengecekan vegetatif, petugas kepolisian juga memberikan pendampingan teknis serta motivasi kepada para petani. Hal ini dilakukan guna memastikan perawatan tanaman tetap maksimal hingga tiba hari pemanenan.

​Kapolsek Balongbendo, Kompol Dr. Sunari, menegaskan bahwa keterlibatan Polri di sektor pertanian merupakan implementasi nyata dari dukungan institusi terhadap agenda prioritas nasional dalam mewujudkan swasembada pangan.

​”Kehadiran kami, khususnya melalui peran Bhabinkamtibmas, adalah untuk memastikan setiap tahapan, mulai dari penanaman, perawatan, hingga panen berjalan lancar. Kami ingin memastikan lahan produktif di Sidoarjo ini memberikan hasil maksimal guna memperkuat stok pangan daerah,” ujar Kompol Sunari di sela-sela peninjauan.

Baca juga:

Mafia Tanah Balonggabus, DPRD Sidoarjo: Negara Harus Hadir Lindungi Hak Rakyat dari Praktik Pengembang Nakal

​Lebih lanjut, Kompol Sunari menambahkan bahwa sinergi antara Polri dan masyarakat petani merupakan kunci keberhasilan gerakan “Polri Cinta Petani”. Dengan kehadiran anggota di lapangan, diharapkan para petani semakin bersemangat dalam mengelola lahan dan meningkatkan produktivitas pertaniannya.

​Program pendampingan berkelanjutan yang dilakukan Polresta Sidoarjo ini diharapkan menjadi stimulus bagi sektor pertanian di wilayah Kabupaten Sidoarjo agar lebih berdaya saing, sekaligus menjadi bukti nyata peran Polri sebagai mitra masyarakat dalam menjaga stabilitas pangan nasional. @dieft