SIDOARJO, kasatmata.id | Memasuki tahun ajaran baru 2026/2027, lingkungan pendidikan menjadi garda terdepan dalam membentengi generasi muda dari pengaruh negatif. Hal ini ditegaskan oleh Wakapolresta Sidoarjo, AKBP Mohammad Zainur Rofik, saat didapuk menjadi pembina upacara sekaligus membuka secara resmi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 2 Sidoarjo, Senin (13/7/2026).
Dalam amanatnya, AKBP M.Z. Rofik menyoroti pentingnya peran disiplin sebagai fondasi utama kesuksesan siswa. Ia menegaskan bahwa transisi ke jenjang SMA merupakan fase krusial bagi remaja untuk membangun kedewasaan, kemandirian, dan tanggung jawab.
Baca juga:
Polres Pelabuhan Tanjungperak Gelar Gerakan Pangan Murah di Surabaya
“Kami menekankan empat pilar karakter utama bagi siswa: kedisiplinan dan kepatuhan hukum, literasi digital, pencegahan kenakalan remaja, serta integritas moral. Disiplin bukan sekadar menaati aturan sekolah, tetapi juga cara untuk menata masa depan,” ujar Wakapolresta Sidoarjo.
Waspada Bahaya Kenakalan Remaja dan Kriminalitas Digital
Lebih lanjut, AKBP M.Z. Rofik memberikan peringatan keras terhadap berbagai ancaman kenakalan remaja yang kian variatif di era modern. Ia secara spesifik mengimbau para siswa untuk menjauhi perilaku menyimpang seperti tawuran, keterlibatan dalam geng motor, penggunaan knalpot brong, hingga penyalahgunaan narkotika.
Tak hanya itu, perhatian khusus ia tujukan pada maraknya praktik judi online dan pelanggaran siber yang kini menyasar kelompok usia remaja. Menurutnya, judi online merupakan tindak pidana serius yang dapat menghancurkan masa depan generasi muda.

“Bijaklah dalam bermedia sosial. Jangan mudah percaya pada berita bohong (hoaks), hindari ujaran kebencian, dan jauhi segala bentuk pelanggaran hukum. Polresta Sidoarjo berkomitmen menciptakan ekosistem pendidikan yang aman dan bebas dari kriminalitas, agar siswa dapat fokus mencetak prestasi,” tegasnya.
Suasana upacara berlangsung khidmat namun energik. Antusiasme siswa memuncak saat Wakapolresta memimpin yel-yel penyemangat sebagai simbol komitmen bersama dalam membentuk generasi yang berintegritas dan berprestasi.
Apresiasi Pihak Sekolah
Kepala SMAN 2 Sidoarjo, Ristiwi Peni, menyambut positif kehadiran dan edukasi yang disampaikan pihak kepolisian. Menurutnya, materi yang dipaparkan sangat relevan dengan tantangan nyata yang dihadapi peserta didik di era digital saat ini.
Baca juga:
Tunggakan Pajak Monumen Ponti, Ketua Komisi B DPRD Sidoarjo Ancam Putus Kontrak
“Kami sangat mengapresiasi dukungan Polresta Sidoarjo. Edukasi ini menjadi bekal berharga bagi siswa baru agar tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kesadaran hukum yang kuat. Harapan kami, siswa dapat memanfaatkan teknologi secara positif dan tumbuh menjadi generasi yang berkarakter,” tutur Ristiwi Peni.
Melalui sinergi antara kepolisian dan pihak sekolah ini, diharapkan para peserta didik baru SMAN 2 Sidoarjo mampu beradaptasi dengan lingkungan pendidikan yang baru, sekaligus memiliki ketahanan mental dalam menghadapi tantangan di masa depan. @dieft












