Proyek Jalan Bluru Kidul Disorot, Bupati Subandi: Rampungkan Tepat Waktu Atau Tanggung Sendiri

Foto: Bupati Sidoarjo, H. Subandi, terjun langsung ke lapangan melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada proyek peningkatan Jalan Raya Bluru Kidul, Kecamatan Sidoarjo, Senin (13/07/2026).

SIDOARJO, kasatmata.id |  Komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam menuntaskan problem menahun terkait banjir dan aksesibilitas wilayah terus ditunjukkan secara nyata. Hari ini, Senin (13/7/2026), Bupati Sidoarjo, H. Subandi, terjun langsung ke lapangan melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada proyek peningkatan Jalan Raya Bluru Kidul, Kecamatan Sidoarjo. Langkah tegas ini diambil sebagai bentuk pengawalan ketat agar proyek strategis tersebut tuntas tepat waktu dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

​Infrastruktur Prioritas sebagai Urat Nadi Pelayanan

​Jalan Raya Bluru Kidul selama ini menjadi perhatian khusus karena posisinya sebagai akses vital menuju pusat pelayanan publik, termasuk Mal Pelayanan Publik (MPP) Sidoarjo. Mengingat ruas tersebut kerap terendam banjir setiap musim hujan, Bupati Subandi menegaskan bahwa proyek jalan ini merupakan prioritas yang mendesak.

Baca juga:

Tanggul Lumpur Sidoarjo Kembali Meluber, Wabup Mimik Idayana Desak Solusi Konkret

​”Peningkatan Jalan Bluru Kidul adalah agenda prioritas kami. Wilayah ini adalah urat nadi warga menuju pusat pelayanan, sehingga tidak boleh lagi terganggu oleh genangan air. Penanganannya harus menyeluruh dan terintegrasi,” tegas Bupati Subandi di sela-sela kunjungannya.

​Demi mempercepat realisasi proyek ini, Pemkab Sidoarjo bahkan melakukan langkah strategis berupa pengalihan alokasi anggaran (shifting budget) yang sebelumnya diproyeksikan untuk penanganan jalan di Kecamatan Sedati.

​Spesifikasi Teknis dan Solusi Jangka Panjang

​Proyek ini tidak sekadar perbaikan badan jalan, melainkan perombakan total. Jalan Raya Bluru Kidul akan dilebarkan menjadi 11 meter, dengan perkerasan beton (rigid pavement) selebar 6 meter serta dilengkapi trotoar di kedua sisi.

Foto: Proyek Jalan Bluru Kidul Disorot, Bupati Subandi: Rampungkan Tepat Waktu Atau Tanggung Sendiri.

​Selain infrastruktur fisik, Pemkab Sidoarjo tengah mematangkan Detail Engineering Design (DED) untuk sistem drainase makro agar terhubung langsung ke muara sungai. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi jangka panjang terhadap potensi banjir rob. “Meninggikan jalan saja tidak cukup. Drainase harus terkoneksi sempurna ke saluran pembuangan akhir agar aliran air lancar,” tambah Bupati.

​Penataan Kawasan dan Stimulus Ekonomi

​Seiring dengan pembangunan fisik, Bupati Subandi juga menginstruksikan penataan kawasan agar fungsi jalan tetap terjaga. Aktivitas perdagangan yang melanggar Ruang Milik Jalan (Rumija) akan ditertibkan secara humanis melalui koordinasi intensif dengan pemerintah desa dan pengurus lingkungan setempat.

​Tak hanya menuntut kualitas fisik, Bupati juga memberikan pesan keras kepada kontraktor terkait pemberdayaan masyarakat. Ia mewajibkan pelaksana proyek menyerap tenaga kerja lokal asli Sidoarjo selama masa konstruksi berlangsung.

Baca juga:

Semangat Baru Tahun Ajaran 2026/2027: Bupati Subandi Tekankan Pentingnya Sinergi Guru dan Orang Tua

​”Kontraktor wajib profesional dan memprioritaskan pekerja lokal. Pembangunan infrastruktur yang dibiayai APBD ini harus memberikan dampak ganda: infrastruktur yang berkualitas sekaligus menjadi stimulus ekonomi bagi warga sekitar,” pungkasnya.

​Seluruh paket pekerjaan ini ditargetkan tuntas sepenuhnya pada Desember 2026. Bupati Subandi optimistis target tersebut dapat tercapai dengan manajemen mitigasi cuaca yang baik dan disiplin tinggi terhadap spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. @dieft