Lebih Sekedar Pameran EXPO Madrasah Jatim, Bukti Capaian Siswa Kuasai AI & Robotika
SURABAYA, kasatmata.id | Stigma bahwa madrasah hanya berfokus pada ilmu agama terbantahkan nyata. Ratusan karya inovasi siswa madrasah se-Jawa Timur yang dipamerkan dalam EXPO Madrasah Jawa Timur Tahun 2026 membuktikan kemampuan mereka menguasai ilmu pengetahuan modern — mulai dari robotika, sains, teknologi, hingga kecerdasan buatan (AI) — setara dan bahkan melampaui standar pendidikan umum. Ajang bertema “Dari Madrasah Lahir Karya, Menginspirasi Dunia” ini digelar di Aula Al Ikhlas II Kanwil Kemenag Jatim, Selasa (1/9/2026).
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Akhmad Sruji Bahtiar, menegaskan kegiatan ini sengaja digelar untuk menghapus pandangan keliru yang selama ini melekat pada madrasah.
“Siswa madrasah terbukti mampu menguasai berbagai disiplin ilmu modern, mulai dari robotika, sains, teknologi, seni, bahasa, hingga kewirausahaan. Tidak ada ceritanya madrasah itu dipandang sebelah mata,” tegasnya saat membuka acara.
Baca juga:
Sidoarjo Gandeng BRI: Layanan Digital & UMKM Dorong PAD
Kakanwil pun berharap di masa mendatang pameran ini dapat dipindahkan ke ruang publik agar masyarakat luas dapat menyaksikan langsung potensi luar biasa siswa madrasah.
“Al-khairu idza dzahara intasyara — kebaikan apabila ditampakkan, maka akan menyebar,” tuturnya.
Lebih dari sekadar pameran, EXPO ini menjadi bukti bahwa capaian siswa tidak hanya diukur dari angka di rapor. Karya nyata, kompetensi, dan kreativitas yang adaptif terhadap perkembangan zaman menjadi tolok ukur utama. Siswa diberi peran utama merancang, menata, hingga mempresentasikan karya mereka, sementara guru berperan sebagai pendamping — sebuah pola yang diharapkan terus memicu semangat prestasi para siswa.
Baca juga:
Bupati Sidoarjo Perketat Pengawasan SPPG, 567 Santri Ditangani Medis
Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Jatim, Sugiyo, melaporkan ajang ini diikuti perwakilan RA, MI, MTs, dan MA dari seluruh kabupaten/kota se-Jawa Timur dengan total 38 stan. Inovasi mutakhir yang ditampilkan mencakup teknologi kecerdasan buatan (AI) dan Internet of Things (IoT). Rangkaian acara juga dimeriahkan Festival Hadrah Al-Banjari (78 kelompok) dan Mini Drama Competition berbahasa Inggris (547 kelompok).
Bersamaan dengan pembukaan EXPO, Kanwil Kemenag Jatim juga meluncurkan aplikasi website Sistem Informasi Prestasi Madrasah Jawa Timur (Si Presma) beserta buku panduan pengembangan madrasah unggul — langkah nyata untuk mendokumentasikan sekaligus mendorong lahirnya lebih banyak karya unggulan dari madrasah di seluruh Jawa Timur. @dieft













Respon (1)
Komentar ditutup.