Cegah Resiko Pohon Tumbang, DLHK Sidoarjo Buka Layanan Pengeprasan Gratis
SIDOARJO, kasatmata.id | Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan pohon berisiko tumbang di pinggir jalan, khususnya di ruas jalan protokol yang padat lalu lintas. Langkah ini diambil sebagai upaya pencegahan dini guna menghindari kecelakaan yang dapat menimpa pengguna jalan. Layanan pengeprasan dan penebangan pohon berbahaya ini disediakan gratis tanpa biaya.
Kepala Bidang Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau DLHK Sidoarjo, Vira Murti Krida Laksmi, menjelaskan bahwa pemeliharaan pohon dilakukan secara rutin dan terjadwal, namun laporan masyarakat menjadi prioritas utama penanganan.
Baca juga:
Tekan Kebocoran, Perumda Perluas Pelayanan Air Hingga 90 Ribu Sambungan
“Kegiatan rutin pemeliharaan pohon ini sebagai antisipasi kejadian pohon tumbang yang dapat menimpa pengguna jalan,” ujarnya.
Warga yang menemukan pohon dengan batang miring, keropos, atau cabang rapuh cukup mengajukan surat permohonan pengeprasan pohon kepada DLHK Sidoarjo. Petugas akan melakukan verifikasi dan peninjauan langsung ke lokasi sebelum segera melakukan penanganan. Saat ini, penanganan sedang berlangsung di Jalan Gading Fajar dan Jalan Kalijaten Taman, Kamis (3/9/2026).

DLHK Sidoarjo menurunkan dua tim kepras yang masing-masing beranggotakan sepuluh orang, dilengkapi kendaraan skylift dan truk angkut. Kedua tim tersebut disebar ke berbagai titik untuk menangani pohon yang dinilai rawan tumbang.
“Dua tim kita terjunkan untuk menangani pemeliharaan pohon, masing-masing tim berjumlah sepuluh orang yang dilengkapi kendaraan skylift dan truk angkut,” jelas Vira.
Ia juga mengingatkan bahwa penanganan pohon tidak selalu dapat dilakukan dengan cepat, terutama pohon yang berdekatan dengan kabel listrik. Keselamatan petugas maupun pengguna jalan menjadi prioritas utama, sehingga proses pengeprasan memerlukan waktu dan kehati-hatian ekstra.
Baca juga:
Danrem Dampingi Kasad Tinjau Pengolahan Sampah & Jembatan Garuda Pastikan Manfaat Warga
“Penanganan pohon satu dengan yang lainnya tidak sama, apalagi perantingan pohon-pohon yang berdekatan dengan kabel listrik, keselamatan petugas dan pengguna jalan menjadi prioritas yang harus didahulukan,” tegasnya.
Laporan masyarakat sangat diharapkan untuk mempercepat penanganan pohon berisiko. Warga diminta tidak ragu melapor ke DLHK Sidoarjo demi keselamatan bersama di jalan raya. @dieft













Respon (1)
Komentar ditutup.