Operasi Pekat Gabungan: Satpol PP-Polri-TNI Tertibkan PMKS Sidoarjo
SIDOARJO, kasatmata.id | Langkah tegas menertibkan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di ruang publik diambil melalui Operasi Pekat gabungan yang digelar Satpol PP Kabupaten Sidoarjo bersama Garnisun, Polresta Sidoarjo, dan Denpom V/4-1, Jumat (4/9/2026). Apel gabungan 60 personil digelar di Kantor Satpol PP Kabupaten Sidoarjo, Jl. Kombes Pol M. Duryat No. 62 Sidoarjo, pukul 15.20 WIB sebagai langkah awal operasi pengamanan dan penertiban ketertiban umum di wilayah Kabupaten Sidoarjo.
Baca juga:
Pajak Bertutur 2026: Tanam Kesadaran Pajak Sejak Dini di SMP Sidoarjo
Plt. Kabid Tibumtranmas Satpol PP Kabupaten Sidoarjo, R. Novianto Koesno Adi Putro, SH., menjelaskan operasi ini bertujuan memberikan pelayanan sekaligus menertibkan PMKS di ruang publik dengan pendekatan humanis. Seluruh personil bertugas sesuai fungsi masing-masing dan senantiasa mengutamakan sikap santun serta berkeadilan dalam setiap penanganan.
Kegiatan dihadiri Arief Budiman, S.Sos (Kasi Pencegahan Satpol PP), Ipda Setyo (Kanit Dalmas Polresta Sidoarjo), Serka Afandi (Subdenpom V/4-1 Sidoarjo), serta Pelda Sigit (Garnisun Subgar 0816/Sidoarjo). Komposisi personil: Satpol PP 37 orang, Polresta Sidoarjo 9 orang, Garnisun 3 orang, dan Denpom 3 orang.
Baca juga:
Polsek Buduran Bantu Proses pemadaman Kebakaran Lahan Kosong Damarsi
Hasil operasi yang berlangsung hingga pukul 20.00 WIB antara lain: 2 manusia silver di Perempatan Gendangan, 3 pengamen di Perempatan Lampu McD Pabean (Sedati), 1 pengamen di Lampu Merah Medaeng, 2 pengamen di Lampu Merah Spanjang, 3 pengamen di Lampu Merah Krian, 3 pengamen depan Lampu Merah Klenteng Krian, serta 1 pembersih jalan di depan SD Muhammadiyah 1 Krian. Seluruh pengamen dan manusia silver tersebut selanjutnya diserahkan ke Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo untuk mendapatkan pendampingan dan penanganan lebih lanjut.
“Selama kegiatan berjalan tertib, aman, dan lancar dengan tujuan menjaga ketertiban dan ketenteraman masyarakat serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” pungkas Novianto. @dieft












