Itjen TNI Gelar Entry Meeting Audit Kinerja 1 TA 2026 di Korem 084/BJ

Foto:

Itjen TNI Gelar Entry Meeting Audit Kinerja 1 TA 2026 di Korem 084/BJ

kasatmata.id, Surabaya|  Inspektorat Jenderal Tentara Nasional Indonesia (Itjen TNI) melaksanakan entry meeting Audit Kinerja Periode I Tahun Anggaran (TA) 2026 di Korem 084/Bhaskara Jaya.

Baca juga:

Polres Magetan Raih Nilai Sempurna IKPA Bukti Pengelolaan Anggaran yang Profesional dan Akuntabel

Kegiatan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan dan pengendalian (Waskat) internal Tentara Nasional Indonesia guna memastikan pelaksanaan program kerja dan penggunaan anggaran berjalan efektif, efisien, serta sesuai ketentuan perundang-undangan.

Tim audit dipimpin Sekretaris Itjen TNI, Laksamana Pertama TNI Oktave Ferdinal. Kehadiran tim disambut Kepala Staf Korem (Kasrem) 084/Bhaskara Jaya, Kolonel Inf Nico Reza H. Dipura, beserta jajaran pejabat Korem 084/BJ.

Foto: Inspektorat Jenderal Tentara Nasional Indonesia (Itjen TNI) melaksanakan entry meeting Audit Kinerja Periode I Tahun Anggaran (TA) 2026 di Korem 084/Bhaskara Jaya.

Kasrem menegaskan komitmen penuh satuan dalam mendukung kelancaran audit melalui penyediaan data dan dokumen secara transparan serta kesiapan personel memberikan keterangan yang dibutuhkan. Ia menekankan bahwa audit kinerja merupakan instrumen penting untuk mendorong perbaikan berkelanjutan dan peningkatan kualitas manajemen internal.

Sementara itu, Ketua Tim Audit menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan akan menjadi masukan strategis bagi pimpinan TNI dalam menetapkan kebijakan, khususnya terkait kesiapan operasional dan pertanggungjawaban keuangan negara, meliputi evaluasi administrasi dan peninjauan pelaksanaan program kerja di lapangan.

Baca juga:

BKKBN Jatim Perkuat Kepemimpinan dan Mindset ASN guna Transformasi Layanan Publik 2026

Melalui pengawasan yang bersifat preventif dan korektif ini, diharapkan Korem 084/Bhaskara Jaya semakin meningkatkan kinerja operasional dan administrasi serta mempertahankan pengelolaan anggaran yang bersih dan akuntabel dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). @dieft