1.000 Anak Yatim Sidoarjo Gelar Perkemahan, Wakil Bupati Sidoarjo Ajak Berani Mimpi Tinggi
Sidoarjo, kasatmata.id | Wakil Bupati Kabupaten Sidoarjo Hj. Mimik Idayana, S.AP., secara resmi membuka kegiatan 1.000 Yatim Camp yang diikuti oleh peserta dari jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA) di seluruh Kabupaten Sidoarjo. Acara perkemahan yang berlangsung selama dua hari – mulai Minggu (21/6) hingga Senin (22/6) – berlangsung di Bumi Perkemahan Tanjek Wagir, Kecamatan Krembung, dan diselenggarakan oleh Forum Daerah (FORDA) Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Kabupaten Sidoarjo.
PEMBUKAAN DIMERIAHKAN TARI REMO, DIBARINGI PENYERAHAN BANTUAN
Upacara pembukaan yang berlangsung pada pagi hari ditandai dengan serangkaian acara simbolis, antara lain penyematan tanda peserta kepada tiga perwakilan anak yatim masing-masing dari jenjang SD, SMP, dan SMA. Wakil Bupati juga secara langsung menyerahkan bantuan transportasi berupa beberapa unit kendaraan roda dua kepada panitia penyelenggara, yang akan digunakan untuk mendukung aktivitas pembinaan anak yatim di masa mendatang.
Suasana acara menjadi semakin meriah dengan penampilan Tari Remo yang dipersembahkan oleh anggota Yayasan Nurma Sidoarjo. Tarian tradisional Jawa Timur yang penuh semangat tersebut berhasil menghangatkan suasana dan memberikan semangat awal bagi seluruh peserta yang hadir.
Baca juga:
BPJS Bersama Pemkab Sidoarjo Luncurkan GARDU Sosial, Inisiatif Perkuat Perlindungan Tenaga Kerja
Turut hadir dalam acara pembukaan adalah Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sidoarjo H. Abdillah Nasikh, sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait seperti Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dinas Pendidikan, serta Dinas Sosial, para pembina LKSA dari seluruh kecamatan, dan pendamping peserta yang terdiri dari guru serta relawan sosial.
WAKIL BUPATI BERIKAN MOTIVASI, AJAK ANAK YATIM TIDAK MENYERAH PADA KEADAAN
Dalam sambutannya yang penuh pengharapan, Wakil Bupati Mimik Idayana memberikan pesan motivasi mendalam kepada seluruh peserta, mengingatkan bahwa kondisi hidup saat ini tidak menjadi penghalang untuk meraih cita-cita.
“Anak-anakku yang saya sayangi sekalian, saya tahu bahwa sebagian dari kalian mungkin menjalani perjalanan hidup yang tidak sesederhana teman-teman kalian lainnya. Namun, saya ingin kalian ingat selalu bahwa masa depan kalian bukan ditentukan oleh apa yang kalian alami hari ini, melainkan oleh semangat juang yang kalian miliki, doa yang kalian panjatkan, dan usaha yang kalian lakukan setiap hari,” ucapnya dengan nada hangat.
Ia juga menekankan pentingnya pendidikan, sikap menghargai orang lain, serta ketekunan dalam menjalankan ibadah sebagai pondasi untuk meraih kesuksesan. “Jangan pernah bosan belajar, hormatilah guru dan orang tua yang telah merawat serta mendidik kalian, rajinlah beribadah karena dengan itu hati kita akan menjadi tenang dan jelas arahnya. Dan yang paling penting, beranilah bermimpi setinggi mungkin!” tambahnya.
Wakil Bupati menyatakan keyakinannya bahwa dari ribuan peserta yang berpartisipasi dalam kegiatan ini, akan muncul generasi penerus yang berkualitas untuk membangun daerah dan bangsa. “Saya memiliki harapan yang besar terhadap kalian semua. Yakinlah, dari seribu anak hebat yang berkumpul di sini hari ini, kelak akan lahir para dokter yang menyelamatkan nyawa, guru yang mencetak generasi cerdas, pengusaha yang berkontribusi pada perekonomian daerah, ulama yang membimbing umat, bahkan mungkin pemimpin Kabupaten Sidoarjo di masa depan,” ujarnya dengan penuh semangat.
PEMKAB SIDOARJO KOMITMEN PERKUAT PERHATIAN TERHADAP KESEJAHTERAAN ANAK
Menurut Mimik Idayana, perhatian pemerintah terhadap anak-anak yatim bukan hanya sebagai bentuk kepedulian sosial, tetapi juga sebagai investasi penting bagi masa depan daerah dan bangsa. “Anak-anak adalah aset berharga yang harus kita jaga, lindungi, dan kembangkan potensinya secara maksimal. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan terus konsisten dalam memberikan dukungan dan fasilitas bagi kesejahteraan anak-anak, khususnya anak yatim yang membutuhkan perhatian ekstra,” jelasnya.
Baca juga:
Ia berharap kegiatan 1.000 Yatim Camp dapat berjalan dengan lancar, penuh dengan kegembiraan dan pembelajaran yang berharga. “Semoga setiap peserta mendapatkan pengalaman baru, belajar hal-hal positif, serta menjalin hubungan persahabatan yang kuat dengan teman-teman dari berbagai daerah di Sidoarjo,” pungkasnya.
KEGIATAN PERKEMAHAN BERFOKUS PADA PEMBINAAN KARAKTER DAN KEMANDIRIAN
Selain sebagai ajang rekreasi dan bersantai, kegiatan 1.000 Yatim Camp dirancang sebagai wadah pembinaan karakter bagi anak-anak yatim. Selama dua hari berlangsungnya acara, peserta akan mengikuti berbagai aktivitas yang dirancang untuk menguatkan mental, meningkatkan kemandirian, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial.
Beberapa rangkaian aktivitas yang akan diikuti peserta antara lain permainan kolaboratif, sesi pembinaan agama, pelatihan keterampilan dasar seperti memasak dan merapikan tempat tinggal, serta sesi berbagi cerita dengan narasumber yang juga berasal dari latar belakang anak yatim dan berhasil meraih prestasi dalam kehidupannya.
Panitia penyelenggara mengharapkan melalui kegiatan ini, anak-anak yatim dapat merasa lebih percaya diri, memiliki tujuan hidup yang jelas, serta merasa bahwa mereka tidak sendirian dalam menjalani perjalanan hidup. @dieft












