Sidoarjo Gandeng BRI: Layanan Digital & UMKM Dorong PAD
SIDOARJO, kasatmata.id | Pemerintah Kabupaten Sidoarjo membuka peluang luas kolaborasi strategis dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk guna mempermudah akses layanan publik sekaligus menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sinergi ini difokuskan pada integrasi sistem pembayaran digital untuk pajak dan retribusi daerah, serta pemberdayaan UMKM agar semakin berdaya saing tinggi. Bupati Sidoarjo H. Subandi menerima jajaran pimpinan BRI, di antaranya Senior Vice President BRI Danang Andi Wijanarko, di Pendopo Delta Wibawa, Selasa (1/9/2026).
Danang Andi Wijanarko menegaskan kesiapan BRI mendukung efisiensi fiskal daerah melalui inovasi digital. Jaringan luas dan layanan perbankan digital milik BRI akan diintegrasikan dengan sistem pemerintah daerah, sehingga masyarakat dapat membayar pajak dan retribusi secara lebih mudah, cepat, dan murah melalui mobile banking.
Baca juga:
Bupati Sidoarjo Perketat Pengawasan SPPG, 567 Santri Ditangani Medis
“Dengan kondisi fiskal daerah yang sedang efisiensi, gandeng BRI bisa membantu pemerintah daerah. Kami memiliki jaringan yang luas dan aplikasi mobile yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat,” terang Danang.
Selain sektor layanan digital, sinergi juga diarahkan untuk memperkuat pelaku UMKM Sidoarjo agar mampu naik kelas dan menembus pasar ekspor.
“Kami juga siap bersinergi dalam pemberdayaan UMKM agar semakin banyak yang naik kelas, bahkan mampu berkembang sampai ekspor,” katanya.
Bupati Subandi menyambut baik kerja sama tersebut dan menegaskan Pemkab Sidoarjo terbuka untuk setiap kolaborasi yang bermanfaat bagi masyarakat serta meningkatkan PAD. Penguatan layanan terpadu satu pintu akan didorong hingga ke tingkat kecamatan dan desa — mencakup 18 kecamatan di seluruh Sidoarjo — agar masyarakat tidak perlu menghabiskan waktu dan tenaga untuk mendapatkan layanan pemerintah.
“Di setiap kecamatan kita dorong pelayanan satu pintu, termasuk untuk pembayaran pajak. Ada 18 kecamatan yang bisa menjadi bagian dari percepatan pelayanan ini. Selanjutnya juga akan kita siapkan sampai di tingkat desa,” jelasnya.
Baca juga:
Ratusan Anak Keracunan MBG, SPPG Kalitengah Dapat Surat Penghentian Oleh BGN
Bupati juga menegaskan keterbukaan Pemkab terhadap dukungan dari berbagai lembaga, tidak terbatas pada satu mitra saja. Yang terpenting adalah kerja sama tersebut memberikan kemudahan nyata bagi masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan pada akhirnya memperkuat kemandirian fiskal daerah.
“Yang paling penting adalah bagaimana kerja sama ini memberikan kemudahan kepada masyarakat, meningkatkan pelayanan publik, dan pada akhirnya ikut meningkatkan PAD Sidoarjo,” pungkas Bupati Subandi.
Sinergi ini direncanakan segera ditindaklanjuti melalui koordinasi teknis perangkat daerah terkait, guna mewujudkan sistem pelayanan publik yang lebih efektif, efisien, dan inklusif. @dieft













Respon (1)
Komentar ditutup.