Polresta Sidoarjo Edukasi Pelajar: Cegah Bullying & Radikalisme Sejak Dini

Foto: Tim pembinaan menyambangi MA Hasyim Asy'ari Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, Selasa (8/9/2026).

Polresta Sidoarjo Edukasi Pelajar: Cegah Bullying & Radikalisme Sejak Dini

SIDOARJO, kasatmata.id | Upaya preventif membentengi generasi muda dari berbagai ancaman perilaku negatif dilakukan langsung oleh Sat Binmas Polresta Sidoarjo. Tim pembinaan menyambangi MA Hasyim Asy’ari Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, Selasa (8/9/2026), untuk memberikan penyuluhan hukum dan kesadaran keamanan kepada para siswa. Edukasi pelajar ini menjadi langkah strategis Polri dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, kondusif, serta bebas dari perundungan dan paham yang merugikan.

Kegiatan dipimpin langsung Kasat Binmas Polresta Sidoarjo Kompol Inggit Prasetiyanto, didampingi Ps. Kanit Bhabinkamtibmas Ipda Hengki Nugroho, Kanit Binmas Polsek Sukodono Aiptu Nur Budi, serta jajaran anggota Sat Binmas dan Polsek Sukodono. Materi yang disampaikan mencakup bahaya kenakalan remaja, bentuk-bentuk perundungan (bullying), pelecehan seksual, hingga bahaya penyebaran paham radikalisme yang dapat merusak persatuan bangsa serta membahayakan diri sendiri dan lingkungan sekitar.

Baca juga:

11 Tahun Penantian SHM Warga Pranti, DPRD Sidoarjo Desak BPN Segera Selesaikan

Kompol Inggit Prasetiyanto menegaskan bahwa pembinaan sejak dini adalah kunci utama pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat jangka panjang. Dengan bekal pemahaman yang benar, para pelajar diharapkan mampu membedakan mana perilaku yang baik dan yang harus dihindari, sekaligus berani melaporkan apabila menemukan potensi ancaman di lingkungannya.

Baca juga:

Polresta Sidoarjo Edukasi Pelajar: Cegah Bullying & Radikalisme Sejak Dini

“Melalui kegiatan ini, para pelajar diharapkan memiliki kesadaran hukum yang baik, mampu menjauhi perilaku kenakalan remaja serta tidak melakukan tindakan perundungan maupun terlibat dalam penyebaran paham yang dapat membahayakan diri sendiri dan lingkungan,” jelas Kompol Inggit Prasetiyanto.

Para siswa juga diajak untuk tidak hanya menjadi objek perlindungan, melainkan mitra aktif Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah maupun tempat tinggal. Antusiasme tinggi yang ditunjukkan para siswa menjadi sinyal positif bahwa kesadaran akan pentingnya keamanan dan perdamaian mulai tumbuh kuat di kalangan generasi muda. Kegiatan ini pun semakin mempererat sinergi antara Polri, pihak sekolah, dan masyarakat dalam membangun lingkungan yang harmonis, aman, dan bebas dari ancaman. @dieft

Respon (1)

Komentar ditutup.