SIDOARJO — Dugaan kasus kebengisan seorang ibu warga Candi kabupaten Sidoarjo, kepada balitanya yang masih berusia 4 tahun mendapat banyak ungkapan empati dari masyarakat. Dan kabar terbaru pelaku sudah diamankan polisi.
Berita sebelumnya :
Tragis..!! Seorang Balita Jadi Korban Kebengisan Ibu Kandung
Kasi Humas Polresta Sidoarjo Iptu Tri Novi Handono menyampaikan, “intinya pelakunya sudah diamankan mbak, yang melaporkan suaminya.. , demikian terimakasih” jawab Novi singkat saat di konfirmasi awak media pada hari Selasa (04/02/2025) siang.
Bukti kesigapan polisi Polresta Sidoarjo dalam menerima laporan masyarakat saat terjadi tindak pidana di wilayah hukum Mapolresta Sidoarjo. Polisi langsung menangani dan mengamankan terduga pelaku penyiraman air panas terhadap balita yang terjadi di wilayah kecamatan Candi kabupaten Sidoarjo.
Sementara itu terpisah, Mareta Adi C ketua RT di tempat tinggal terduga pelaku menjelaskan bahwasanya korban hingga sekarang ini masih dirawat di Rumah Sakit Delta Surya.
”Korban di pindah di ruang Angggrek VIP, sedangkan tersangka infonya diamankan pada hari Minggu kemarin,” ungkapnya.
”Mungkin yang melaporkannya adalah suami dan keluarganya,” tandas ketua RT.
Perlu diketahui sebelumnya, diduga kebengisan seorang ibu (RA) yang bertempat tinggal di wilayah kecamatan Candi telah melakukan kekerasan fisik bahkan hingga menyiram balitanya sendiri dengan air panas.
Perempuan berinisial RA itu tega menyiram air panas ke tubuh putri mungilnya (CI) yang masih berumur 4 tahun. Akibat siraman tersebut, CI mengalami sejumlah luka serius di sekujur tubuhnya.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, penyebab dari kejadian penyiraman air panas itu dugaanya hanya karena korban ini sedang mengompol.
Baca juga :
Wisata Ke Pulau Lusi, Polisi Himbau Masyarakat Waspadai Cuaca Ekstrem
”Kejadiannya pagi sekitar subuh, pas korban diketahui ngompol kemudian RA marah,” ungkap sumber pada Jumat, 31 Januari 2025 siang tadi.
Menurutnya, korban tidak kali ini saja mendapat perlakuan kekerasan dari ibunya, namun sudah sering kali seperti pukulan-pukulan hingga korban menangis kesakitan. @dieft












