Kembali Ratusan FSPMI Gelar Aksi Di Depan PT. Borwita Citra Prima

Foto : Achmad Chikam, S. H. selaku Sekretaris PC SPDT FSPMI Sidoarjo sekaligus kordinator, saat berorasi diatas mobil komando aksi, Kamis (14/08/2025).

Kembali Ratusan FSPMI Gelar Aksi Di Depan PT. Borwita Citra Prima

SIDOARJO, kasatmata.id – Ratusan anggota Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) kembali gelar aksi demo di depan PT. Borwita Citra Prima tepatnya di Jalan Raya Taman Sidoarjo, pada hari Kamis (14/08/2025) dari pukul 06.00 Wib.

Disampaikan oleh Achmad Chikam, S. H. selaku Sekretaris PC SPDT FSPMI Sidoarjo sekaligus kordinator, aksi tersebut diikuti 300 massa tersebut adalah aksi kesekian kalinya, untuk memperjuangkan beberapa anggota serikat SFPMI mendapatkan hak-haknya.

“FSPMI menuntut agar perusahaan segera membayar kekurangan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada para pekerja dan membayar kelebihan jam kerja” ucap Chikam saat dikonfirmasi awak media, (14/08/2025).

FSPMI SPDT Sidoarjo juga berharap dan menghimbau agar pihak perusahaan tidak terus mengulur waktu, terkait permasalahan yang terjadi, karena bagaimanapun itu adalah hak dari para pekerja yang telah menunaikan kewajibannya.

Foto : Achmad Chikam, S. H. selaku Sekretaris PC SPDT FSPMI Sidoarjo sekaligus kordinator aksi.

“Dengan tegas kami sampaikan, jika pihak perusahaan mengulur waktu tidak segera membayar hak dari para karyawan, maka kami akan melakukan aksi yang lebih besar dari hari ini” tegasnya.

Tampak dari pantauan awak media, aksi mulai tegang dan memanas saat massa berusaha meminta pada pihak kepolisian untuk segera pindahkan mobil dinas polisi yang dinilai menghalangi mobil komando.

“Kita sudah kasih toleransi kepada kepolisian dari pagi, namun tidak segera di pindah kendaraan nya, jangan jadi backing pengusaha. Polisi harus netral” ungkap Korlap aksi.

“Seharusnya mobil komando berada didepan pagar perusahaan agar bisa menyampaikan aspirasinya, tapi justru terhalang 2 mobil dinas polisi, disini terkesan kepolisian jadi backup perusahaan” pungkasnya.

Hingga berita ini di publikasikan pihak PT. Borwita Citra Prima tidak ada satupun yang bisa di konfirmasi terkait kejadian tersebut. @dieft