Pemkab Sidoarjo Normalisasi Sungai Porong Kanal, Jaga Irigasi 3 Kecamatan
SIDOARJO, kasatmata.id | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus melakukan upaya pemeliharaan infrastruktur pengairan melalui kegiatan normalisasi Sungai Porong Kanal. Pengerjaan ini bertujuan untuk melancarkan aliran air demi kebutuhan irigasi pertanian di wilayah selatan kabupaten.
Baca juga:
Janji Palsu Tukar Guling Lahan, Warga Sidoarjo Ancam Lapor Polda Jika Sertifikat Tak Kunjung Jadi
Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, melakukan peninjauan langsung ke lokasi, tepatnya di Pintu Air Krembung, Rabu (8/4/2026). Saat ini, proses pengerukan sedimentasi dan pembersihan sampah telah mencapai wilayah Kecamatan Krembung.
“Di sini pengerukan sebenarnya sudah selesai, namun masih ada sisa sampah yang harus dibersihkan agar aliran maksimal,” ujar Wabup Mimik.
Ia menegaskan, Sungai Porong Kanal memiliki peran vital karena menjadi sumber utama pengairan bagi lahan pertanian di tiga kecamatan, yaitu Krembung, Porong, hingga Jabon. Oleh karena itu, kelancaran aliran sungai ini menjadi prioritas.
Dalam peninjauannya, Wabup Mimik juga menemukan adanya kerusakan pada mekanisme pintu air Krembung. Ditemukan dua dari empat ulir pengatur pintu air yang hilang. Kondisi ini dinilai sangat mengganggu operasional pembukaan dan penutupan air.
“Pintu air ini sangat krusial. Jika macet atau tidak bisa berfungsi, maka irigasi di tiga kecamatan akan terganggu. Kami akan segera mengkoordinasikan perbaikannya dengan BBWS Brantas karena kewenangan aset ini berada di sana,” jelasnya.
Target Selesai Sebulan
Sementara itu, Kepala Bidang Pengairan Dinas PU Bina Marga dan SDA, Prayit, memaparkan bahwa pengerjaan normalisasi dilakukan secara bertahap dari arah hilir menuju hulu.
Hingga saat ini, tim telah menyelesaikan pengerukan sepanjang 7 km, mulai dari Kedungsolo (Porong) hingga wilayah Krembung. Pekerjaan ini mencakup pengangkatan endapan lumpur dan perbaikan tanggul yang longsor.
“Targetnya pekerjaan ini akan selesai dalam waktu satu bulan. Total panjang yang akan dikerjakan secara swakelola oleh Satgas Air Dinas PU kami adalah sekitar 9 km hingga mencapai wilayah Prambon,” ungkap Prayit.
Selain dikerjakan secara mandiri, Pemkab Sidoarjo juga menyiapkan anggaran untuk pengerjaan oleh pihak ketiga. Saat ini masih dalam proses lelang untuk penanganan ruas sepanjang 2,5 km mulai dari Jembatan Arteri ke arah Pejarakan.
Baca juga:
Polres Tanjungperak Ungkap Jaringan Pengedar Sabu, 4 Tersangka Diamankan di Surabaya
Normalisasi ini sangat dinantikan mengingat sungai tersebut melayani kebutuhan irigasi seluas 1,5 hektar lahan sawah di Kecamatan Jabon. Dengan kondisi sungai yang saat ini banyak endapan, seringkali aliran air tidak sampai ke hilir terutama saat musim kemarau.
“Diharapkan setelah dinormalisasi, debit air bisa lancar dan petani tidak lagi kesulitan mendapatkan pasokan air untuk sawah mereka,” pungkasnya. @dieft












