Polres Probolinggo Siagakan Personel Amankan Yadnya Kasada

Foto: Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif.

Polres Probolinggo Siagakan Personel Amankan Yadnya Kasada

PROBOLINGGO, kasatmata.id | Polres Probolinggo siagakan personel, sebanyak puluhan personel Kepolisian Resor (Polres) Probolinggo, Polda Jawa Timur, telah disiagakan di berbagai titik strategis kawasan Gunung Bromo guna melayani dan mengamankan pelaksanaan Upacara Ritual Yadnya Kasada Tahun 2026 yang akan diikuti oleh masyarakat Tengger.

Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif menjelaskan bahwa pengamanan dilakukan untuk memastikan prosesi adat tahunan tersebut berjalan lancar, kondusif, dan khusyuk. Kegiatan yang dipusatkan di Pura Luhur Poten dan Kawah Gunung Bromo, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, akan berlangsung mulai Minggu (31/5) hingga Senin (1/6).

Baca juga:

Danrem Hadiri Peringatan Hari Jadi Surabaya ke-733

“Kami telah menerjunkan sebanyak kurang lebih 92 personel yang akan ditempatkan di berbagai pos, mulai dari pengamanan jalur akses menuju lokasi, pengamanan area utama seperti tempat pengukuhan, Lautan Pasir, Pura Luhur Poten, hingga Kawah Bromo sebagai lokasi labuh sesaji. Selain itu, tim khusus juga akan mengawal tamu VVIP yang hadir,” ujar AKBP Latif dalam keterangan pers pada Sabtu (30/5).

Menurutnya, pengamanan akan dilakukan dengan pendekatan terbuka dan tertutup, dengan penempatan personel di titik-titik yang dianggap krusial. Polres Probolinggo juga telah melakukan koordinasi dan kolaborasi erat dengan berbagai pihak terkait, antara lain Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Pemerintah Kabupaten Probolinggo, serta elemen masyarakat lokal.

AKBP Latif juga mengimbau seluruh masyarakat dan umat yang akan mengikuti atau menyaksikan kegiatan untuk selalu menjaga ketertiban dan keharmonisan. “Kami menghimbau agar tidak membawa sound system yang berisik, petasan, maupun kendaraan dengan knalpot tidak standar yang dapat mengganggu kekhusyukan prosesi adat. Mari kita bersama-sama menghormati tradisi sakral masyarakat Tengger ini dengan menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” tegasnya.

Selain itu, Kapolres mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut menjaga kelestarian lingkungan kawasan Gunung Bromo. “Kita harus menghindari aktivitas yang dapat mengganggu jalannya prosesi adat maupun merusak ekosistem kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru yang merupakan warisan alam dan budaya kita bersama,” tambahnya.

Baca juga:

Bhabinkamtibmas Wonoayu Kontrol Jagung Dukung Swasembada Pangan

Diketahui, Yadnya Kasada adalah tradisi sakral masyarakat Tengger yang telah diwariskan secara turun-temurun. Kegiatan ini merupakan bentuk ungkapan rasa syukur kepada Sang Hyang Widhi Wasa sekaligus penghormatan kepada leluhur masyarakat Tengger. Rangkaian acara dimulai dengan kegiatan Semeninga/Wiwit, diikuti oleh Mendak Tirta dan Atur Suguh di kawasan Tengger. Selanjutnya akan dilaksanakan Pawedalan di Pura Luhur Poten serta Malam Resepsi Yadnya Kasada 2026 di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Puncak upacara akan berlangsung di Pura Luhur Poten dan prosesi labuh sesaji di Kawah Gunung Bromo pada dini hari Senin (1/6). Untuk menjaga kekhusyukan dan kelancaran prosesi, Balai Besar TNBTS akan melakukan penutupan sementara kawasan wisata Gunung Bromo bagi wisatawan umum mulai tanggal 30 Mei hingga 2 Juni 2026. @dieft