Korem Bhaskara Jaya dan Ribuan Warga Gotong Royong Jaga Lingkungan

Foto: Korem Bhaskara Jaya bersama ribuan warga, semangat menjaga lingkungan hidup dan memperkuat budaya gotong royong tercermin dalam kegiatan Peringatan Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia Tahun 2026 yang digelar di Kampus II Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA), Kecamatan Gunung Anyar, Surabaya, pada hari Sabtu.

Korem Bhaskara Jaya dan Ribuan Warga Gotong Royong Jaga Lingkungan

Surabaya, kasatmata.id  | Korem Bhaskara Jaya bersama ribuan warga, semangat menjaga lingkungan hidup dan memperkuat budaya gotong royong tercermin dalam kegiatan Peringatan Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia Tahun 2026 yang digelar di Kampus II Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA), Kecamatan Gunung Anyar, Surabaya, pada hari Sabtu.

Baca juga:

Jelang Operasi Patuh 2026, ETLE Jamin Penegakan Hukum Tanpa Kontak

Kegiatan yang mengambil tema “Saatnya Bekerja Untuk Iklim” dikoordinasikan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Timur dan diikuti sekitar 1.125 peserta dari berbagai elemen masyarakat, antara lain pemerintah daerah, mahasiswa, pelajar, komunitas, serta warga umum.

Mewakili Danrem 084/Bhaskara Jaya, Kasrem Kolonel Infanteri Nico Reza H. Dipura hadir dan turut berpartisipasi langsung dalam serangkaian aksi peduli lingkungan. Turut menghadiri acara tersebut Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, bersama sejumlah pejabat daerah, unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), akademisi, serta tokoh masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, para peserta melaksanakan berbagai aktivitas, antara lain penanaman pohon, pembersihan sampah organik, anorganik, dan residu, serta aksi bersih sungai melalui pemotongan rumput liar dan pengangkatan eceng gondok. Sebagai bagian dari rangkaian acara, juga diberikan santunan bagi anak yatim piatu. Acara ini juga dihubungkan secara langsung melalui telekonferensi sebagai bagian dari peringatan HLH Sedunia yang dilaksanakan secara nasional.

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menekankan bahwa peringatan HLH Sedunia Tahun 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat kepedulian kolektif terhadap lingkungan sekaligus membangun budaya hidup bersih, sehat, dan berkelanjutan. “Semangat kebersamaan yang tercipta dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa menjaga kelestarian alam akan lebih mudah terwujud apabila dilakukan secara gotong royong dan berkesinambungan,” tegasnya.

Baca juga:

Pelaku Perampokan Berclurit Diringkus Polsek Bondowoso

Di sela kegiatan, Kasrem Nico Reza H. Dipura menegaskan pentingnya membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, khususnya dengan tidak membuang sampah sembarangan ke sungai yang dapat menimbulkan pencemaran dan meningkatkan risiko banjir. “Menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi kewajiban bersama. Kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan harus terus ditanamkan demi menjaga kelestarian alam dan kualitas hidup generasi mendatang,” ujarnya. @dieft