Bupati Subandi Resmikan Menara Masjid At-Taqwa Kalanganyar Pada 1 Muharram
Sidoarjo, kasatmata.id | Hari bersejarah bagi masyarakat Desa Kalanganyar, Kecamatan Sedati, ketika Bupati Sidoarjo H. Subandi secara resmi meresmikan Menara Masjid At-Taqwa. Peresmian yang bertepatan dengan peringatan 1 Muharram 1448 Hijriah diadakan secara khidmat, dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat sebagai bentuk dukungan dan rasa memiliki terhadap fasilitas keagamaan yang baru ini.
Turut menghadiri acara puncak tersebut anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sidoarjo, Kapten Polisi Kepala Seksi Kepolisian Resort (Kapolsek) Sedati, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimka) Kecamatan Sedati, tokoh agama, tokoh masyarakat, Pejabat Penjabat (Pj.) Kepala Desa Kalanganyar beserta jajaran perangkat desa, pengurus masjid, ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW), serta berbagai komponen masyarakat dari berbagai latar belakang.
Baca juga:
Bupati Sidoarjo Beri Secercah Harapan ntukzzan Melawan Luka Bakar
Dalam sambutannya, Bupati H. Subandi menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kelengkapan fasilitas Masjid At-Taqwa dengan berdirinya menara yang menjadi simbol nyata kebersamaan dan semangat gotong royong warga Kalanganyar.
“Alhamdulillah, hari ini kita bersama-sama dapat hadir dalam peresmian Menara Masjid At-Taqwa Kalanganyar dalam keadaan sehat wal afiat. Berdirinya menara yang megah ini tidak lepas dari kebersamaan, kepedulian, dan semangat gotong royong masyarakat. Ini menjadi bukti bahwa rasa memiliki dan persatuan mampu mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan fasilitas keagamaan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja, melainkan membutuhkan partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat. Oleh karena itu, ia mengucapkan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, baik dalam bentuk tenaga, pikiran, maupun bantuan materi selama proses pembangunan menara masjid berlangsung.
Pada kesempatan yang sama, H. Subandi juga menyampaikan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk terus mendukung pembangunan sarana dan prasarana keagamaan di berbagai wilayah kabupaten. Ia mengajak pengurus Masjid At-Taqwa untuk segera mengajukan proposal terkait kebutuhan pembangunan lanjutan agar dapat ditindaklanjuti sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.
“Insyaallah pemerintah daerah akan terus memberikan perhatian terhadap pembangunan sarana ibadah. Silakan kebutuhan yang masih diperlukan disampaikan melalui proposal agar dapat kami tindak lanjuti dan kawal sesuai aturan yang berlaku,” jelasnya.
Selain fokus pada pembangunan sarana ibadah, Bupati juga mengungkapkan berbagai program pembangunan infrastruktur yang akan segera dilaksanakan di kawasan pesisir Kecamatan Sedati, khususnya di Desa Kalanganyar. Salah satu program utama yang akan dilakukan secara bertahap adalah betonisasi jalan raya dan jalan desa guna meningkatkan aksesibilitas serta mendukung berbagai aktivitas masyarakat pesisir.
Ia menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur tersebut memiliki tujuan strategis untuk meningkatkan konektivitas kawasan pesisir, mendukung aktivitas ekonomi masyarakat nelayan, memperkuat sektor pariwisata lokal, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara menyeluruh.

“Kami ingin kawasan pesisir Kalanganyar terus berkembang. Infrastruktur jalan yang baik akan mendukung aktivitas masyarakat, sektor perikanan, wisata, hingga pertumbuhan ekonomi daerah,” tegasnya.
Di tengah kondisi kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat yang berdampak pada penurunan volume transfer dana ke daerah, H. Subandi menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sidoarjo tidak akan berhenti melaksanakan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Kita harus terus berinovasi. Meskipun ada efisiensi anggaran, pelayanan kepada masyarakat dan pembangunan daerah harus tetap berjalan,” katanya dengan tegas.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga dan memperkuat persatuan serta kesatuan bangsa pasca pelaksanaan pesta demokrasi yang baru saja berlangsung. Ia menegaskan bahwa perbedaan pilihan politik harus segera diakhiri dan digantikan dengan semangat kebersamaan dalam membangun daerah bersama-sama.
Baca juga:
TP PKK Sidoarjo Tanam 346 Bugenvil di Flyover Jenggolo
“Demokrasi sudah selesai. Sekarang saatnya seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemerintah desa, dan seluruh warga bersatu kembali untuk membangun desa dan daerahnya masing-masing. Jangan sampai perbedaan politik menghambat pembangunan,” pungkasnya.
Ia juga meminta para kepala desa se-Kabupaten Sidoarjo untuk terus merangkul seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang sosial, ekonomi, maupun pilihan politik. Menurutnya, kebersamaan dan rasa memiliki bersama menjadi modal utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan merata.
“Semua harus dirangkul. Kita punya tujuan yang sama, yaitu membangun dan menyejahterakan masyarakat. Dengan kebersamaan, pembangunan akan lebih mudah diwujudkan,” tambahnya.
Peresmian Menara Masjid At-Taqwa Kalanganyar diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan, mempererat tali persatuan, serta menguatkan semangat gotong royong masyarakat dalam mendukung terwujudnya Kabupaten Sidoarjo yang lebih maju, makmur, dan sejahtera. @dieft












