Bukan Sekedar Bangunan Fisik, Jembatan Merah Putih Jadi Harapan Warga

Foto: Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir meninjau langsung pembangunan dua Jembatan Garuda di Kecamatan Sukodono dan Balongbendo, Senin (21/9/2026).

Bukan Sekedar Bangunan Fisik, Jembatan Merah Putih Jadi Harapan Warga

SIDOARJO, kasatmata.id | Di dua titik Kabupaten Sidoarjo, jembatan yang sedang tumbuh bukan sekadar menumpuk beton dan baja. Ia menjalin harapan warga akan perjalanan yang lebih dekat, perdagangan yang lebih lancar, serta kehidupan yang lebih sejahtera. Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir meninjau langsung pembangunan dua Jembatan Garuda di Kecamatan Sukodono dan Balongbendo, Senin (21/9/2026), memastikan infrastruktur ini benar-benar menyentuh kesejahteraan rakyat, bukan sekadar menjadi proyek selesai di atas kertas.

Danrem mengunjungi pertama Jembatan Garuda di Jalan Sawo, Dusun Plumbungan, Sukodono, lalu menuju lokasi kedua di Desa Penambangan, Balongbendo. Di hadapan warga dan jajaran pemangku wilayah, ia menegaskan pembangunan ini adalah jembatan penghubung menuju kemajuan nyata.

Baca juga:

Polsek Taman Tanggapi Dugaan Judi Sabung Ayam Sambibulu

“Jembatan ini bukan sekadar bangunan fisik. Ia menghubungkan harapan. Akses yang terbuka akan memperlancar mobilitas, mempercepat distribusi hasil bumi dan usaha warga, serta membuka peluang ekonomi yang selama ini terhambat jarak,” ujar Brigjen TNI Kohir.

Program Jembatan Garuda merupakan bagian prioritas nasional yang bertujuan mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur hingga ke pelosok desa. Kehadirannya di Sidoarjo diharapkan memangkas waktu tempuh, memudahkan akses anak ke sekolah, warga ke pelayanan kesehatan, serta memperluas jangkauan pasar bagi produk lokal. Jembatan yang kokoh berarti roda perekonomian berputar lebih cepat dan biaya logistik menjadi lebih ringan.

Danrem mengingatkan, pembangunan harus dinilai dari dampak yang dirasakan warga sehari-hari. Jangan sampai jembatan berdiri megah namun tidak membawa perubahan berarti. Karena itu, peninjauan ini dilakukan untuk memastikan proses berjalan sesuai rencana, mutu terjaga, dan manfaatnya menyebar merata ke seluruh lapisan masyarakat.

Baca juga:

Danrem Tegaskan Koperasi Merah Putih Rumah Ekonomi Warga

“Bagi rakyat, jembatan adalah pintu menuju kesempatan. Ketika jarak dipersingkat, peluang bertambah. Hasil usaha sampai lebih cepat, harga tetap terjaga, dan kesejahteraan pun ikut meningkat,” tambahnya.

Peninjauan ini didampingi Kasiter Kasrem 084/BJ, Dandim 0816/Sidoarjo, serta jajaran Forkopimcam Sukodono dan Balongbendo. Sinergi antara pusat, daerah, dan TNI menjadi kunci agar setiap jembatan yang berdiri benar-benar menjadi anugerah yang mengangkat taraf hidup masyarakat. Bagi warga, kini tinggal menunggu jembatan rampung — dan bersama itu, langkah baru menuju masa depan yang lebih cerah. @dieft

Respon (1)

Komentar ditutup.