Bupati Sidoarjo Paparkan 4 Masterplan Setelah Temui Aksi Mahasiswa PMII

Foto: Bupati Sidoarjo paparkan program-program

Bupati Sidoarjo Paparkan 4 Masterplan Setelah Temui Aksi Mahasiswa PMII

kasatmata.id, Sidoarjo  | Puluhan mahasiswa dari PC PMII Sidoarjo menggelar aksi bertajuk “Marhaban Ya Melawan” di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Sidoarjo pada Kamis (26/2/2026). Aksi yang dimulai sekitar pukul 16.00 WIB dengan orasi bergantian dan pembentangan spanduk tersebut menyampaikan delapan poin tuntutan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sidoarjo.

Baca juga:

Setelah Eropa dan Amerika, Rasa Polri Bhayangkara Nusantara Resmi Hadir di Timur Tengah Sebagai Instrumen Diplomasi Kultural Presiden Prabowo Subianto

Ketua PC PMII Sidoarjo, Muhammad Alfien Ananta, menyatakan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral mahasiswa dalam mengawal kebijakan publik.

“Ini bukan sekadar aksi turun ke jalan, tetapi komitmen moral mahasiswa untuk memastikan kebijakan pemerintah tetap berpihak kepada masyarakat. Kami akan terus menjalankan fungsi kontrol sosial,” jelasnya.

Tuntutan yang disampaikan meliputi:

1. Penetapan pendidikan sebagai prioritas pembangunan
2. Percepatan perbaikan infrastruktur jalan
3. Evaluasi sistem drainase dan tata ruang wilayah
4. Penguatan kebijakan ketenagakerjaan yang memprioritaskan tenaga kerja lokal
5. Pembangunan sirkuit balap resmi
6. Keterbukaan informasi terkait program MBG
7. Publikasi data anggaran Pusat Kreativitas
8. Kejelasan progres pelaksanaan seluruh proyek daerah

Menanggapi tuntutan tersebut, Bupati Sidoarjo Subandi memaparkan empat rencana induk (masterplan) pembangunan tahun 2026 yang telah disusun berbasis data dan pemetaan kebutuhan hingga tingkat kecamatan, bekerja sama dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) pada tahun 2025.

Sektor Pendidikan

“Terkait masterplan pendidikan, semuanya sudah terdata. Kecamatan mana saja yang masih tertinggal, insyaallah tahun 2026 akan kita bangun sesuai perencanaan bersama ITS. Saya minta ini dikawal. Silakan beraudiensi dengan dinas terkait,” ujar Bupati Subandi.

Foto: Puluhan mahasiswa dari PC PMII Sidoarjo menggelar aksi bertajuk “Marhaban Ya Melawan” di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Sidoarjo pada Kamis (26/2/2026).

Sektor Infrastruktur Jalan

Pemerintah daerah tengah melakukan perbaikan jalan di 26 titik di berbagai kecamatan, dengan pengawasan ketat terhadap kualitas pekerjaan. Sebagai upaya perbaikan sistem, pergantian pejabat di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU PR) telah dilakukan menyusul temuan beberapa proyek jalan yang mengalami kerusakan cepat.

Sektor Ruang Terbuka Hijau dan Pengelolaan Air

Selain pendidikan dan jalan, masterplan juga mencakup pembangunan taman atau ruang terbuka hijau, serta pembenahan sistem irigasi dan normalisasi sungai sebagai bagian dari evaluasi drainase yang menjadi tuntutan mahasiswa.

Pembangunan Sirkuit Balap Resmi

Bupati menyebutkan bahwa desain dan perencanaan teknis sirkuit balap resmi telah disiapkan, dengan target mulai pembangunan pada tahun 2027 dan penyelesaian bertahap selama lima tahun.

“Kami berharap fasilitas ini dapat menekan praktik balap liar yang sering terjadi di jalan umum,” katanya.

Sektor Ketenagakerjaan.

Baca juga:

Korlantas Polri Perkuat Digitalisasi Penegakan Hukum Lalu Lintas Dengan ETLE Mobile Handheld di Polda Kalsel

Pemkab Sidoarjo mengklaim terus mengintensifkan program pelatihan kerja dan mendorong perusahaan untuk memprioritaskan tenaga kerja lokal. Namun, Bupati mengakui adanya tantangan fiskal yang dihadapi akibat penurunan transfer anggaran dari pemerintah pusat sebesar sekitar Rp 450 miliar pada tahun 2026.

Aksi berlangsung hingga malam hari, dengan mahasiswa menegaskan akan terus mengawal realisasi seluruh program yang telah dipaparkan serta memastikan adanya tindak lanjut konkret atas seluruh tuntutan yang disampaikan. @dieft