Bupati Subandi Pastikan Perbup untuk Pendidikan Anak Buruh Sidoarjo Segera Disusun

Foto: Subandi saat berdialog dengan serikat buruh di Pendopo Delta Wibawa, Jumat (24/4/26).

Bupati Subandi Pastikan Perbup untuk Pendidikan Anak Buruh Sidoarjo Segera Disusun

Sidoarjo, kasatmata.id | Bupati Sidoarjo, Subandi, memastikan bahwa Peraturan Bupati (Perbup) tentang alokasi pendidikan bagi anak buruh akan segera disusun dalam waktu sepekan ke depan. Hal ini disampaikan Subandi saat berdialog dengan serikat buruh di Pendopo Delta Wibawa, Jumat (24/4/26).

Baca juga:

Pemkab Sidoarjo Dorong Penggunaan Produk UMKM Lokal, Akan Bantu Pendaftaran lzin Usaha

Dalam pertemuan tersebut, Subandi menyatakan pastikan Perbup tersebut akan mempertegas alokasi 5 persen bagi anak-anak buruh untuk mengakses pendidikan di sekolah negeri. “Segera kita rapatkan untuk membentuk Perbup dalam waktu satu minggu ke depan dengan asas manfaat, khususnya untuk mengangkat kesejahteraan anak-anak buruh,” ujar Subandi.

Subandi juga menjelaskan bahwa alokasi tersebut akan diprioritaskan bagi anak buruh, baik dari keluarga mampu maupun tidak mampu, dengan mekanisme verifikasi yang jelas agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan. Selain itu, Pemkab Sidoarjo juga akan menganggarkan kegiatan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) setiap tahun dengan konsep yang lebih inklusif dan membangun kebersamaan.

Di sektor peningkatan kualitas tenaga kerja, Subandi memastikan adanya program pelatihan SDM yang terjadwal secara rutin. “Terkait SDM atau pelatihan, akan kita anggarkan minimal dua kali dalam setahun agar buruh punya peningkatan keterampilan,” jelasnya.

Dukungan terhadap pelaku UMKM juga menjadi perhatian Subandi, yang mendorong identitas lokal Sidoarjo lebih diangkat, salah satunya melalui penggunaan produk lokal. “UMKM topi di Sidoarjo harus kita dorong. Kita gunakan produk lokal, termasuk pemakaian topi khas Sidoarjo,” tegasnya.

Baca juga:

Peringati Hari Kartini, Wakil Bupati Sidoarjo Gelar Jumat Berkah di Wilayah Terpencil

Subandi berharap langkah ini menjadi awal penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah dan serikat buruh, sekaligus mendorong kesejahteraan pekerja serta pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih inklusif di Kabupaten Sidoarjo. @dieft