Hasil Seleksi Dewan Pendidikan Sidoarjo Belum Diumumkan, Pansel Sudah Serahkan 22 Nama ke Bupati

Foto: Bupati Sidoarjo saat menerima kedatangan Tim Pansel Dewan Pendidikan.

Hasil Seleksi Dewan Pendidikan Sidoarjo Belum Diumumkan, Pansel Sudah Serahkan 22 Nama ke Bupati

SIDOARJO, kasatmata.id  | Sejumlah peserta seleksi calon Anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Sidoarjo periode 2026–2031 mulai mengajukan serangkaian pertanyaan terkait kejelasan dan waktu pengumuman hasil seleksi yang telah melewati jadwal yang ditetapkan. Sebagaimana telah diumumkan sebelumnya melalui surat edaran resmi Panitia Seleksi (Pansel), pengumuman hasil akhir seleksi seharusnya dirilis pada tanggal 26 Juni 2026. Namun, hingga hari ini (3 Juli 2026), belum ada bentuk pengumuman resmi baik melalui situs web resmi Pemkab Sidoarjo, papan pengumuman di Kantor Dinas Pendidikan, maupun siaran resmi yang dikeluarkan oleh pihak Pansel. Kondisi ini membuat banyak peserta seleksi – yang sebagian besar merupakan penggiat pendidikan dari berbagai kalangan seperti guru, praktisi pendidikan, akademisi, serta tokoh masyarakat yang memiliki komitmen kuat untuk memajukan kualitas pendidikan di Kabupaten Sidoarjo – terus mengikuti perkembangan dan mengajukan pertanyaan terkait status hasil seleksi mereka.

Dr. Joko Siswanto, M.Pd.I, salah satu Ketua Panitia Seleksi Anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Sidoarjo yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Atas di Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima banyak pertanyaan dari para peserta seleksi sejak beberapa hari terakhir. Menurutnya, pertanyaan yang masuk tidak hanya berasal dari peserta yang mendaftar secara individu, tetapi juga dari beberapa kelompok masyarakat yang mendukung calon peserta dengan harapan dapat berkontribusi dalam penyusunan kebijakan pendidikan daerah.

Baca juga:

Perkuat Identitas Budaya Lokal, Pemkab Sidoarjo Wajibkan ASN Pakai Batik Khas

“Kami mengakui memang banyak peserta yang menghubungi kami melalui berbagai saluran komunikasi, baik melalui panggilan telepon langsung ke kantor Pansel maupun pesan singkat melalui aplikasi WhatsApp. Bahkan beberapa di antaranya datang secara langsung ke kantor untuk bertanya secara tatap muka mengenai perihal pengumuman yang telah terlambat tersebut,” ungkapnya saat ditemui di ruang kerjanya pada pagi hari.

Dr. Joko menjelaskan bahwa meskipun jadwal pengumuman telah lewat lebih dari seminggu, tugas utama Tim Pansel dalam proses seleksi telah selesai sepenuhnya sejak tiga hari sebelum tanggal pengumuman yang telah ditentukan. Proses seleksi yang berlangsung selama kurang lebih dua bulan tersebut melalui beberapa tahapan ketat, mulai dari verifikasi berkas administrasi, tes tulis mengenai kebijakan pendidikan, wawancara mendalam dengan tim asesor yang terdiri dari ahli pendidikan dan praktisi berpengalaman, hingga tahap validasi latar belakang serta komitmen peserta terhadap pengembangan pendidikan di Sidoarjo.

“Setelah melalui serangkaian tahapan seleksi yang kami jalankan dengan sangat transparan dan objektif, kami telah berhasil menyaring sebanyak 22 peserta yang memenuhi seluruh kriteria dan persyaratan yang telah ditetapkan. Hasil seleksi lengkap beserta berkas pendukung telah kami serahkan langsung kepada Bupati Sidoarjo H. Subandi pada tanggal 23 Juni 2026 – tepat tiga hari sebelum jadwal pengumuman yang telah diumumkan sebelumnya,” jelasnya.

Mengenai alasan nama-nama peserta yang lolos seleksi belum dapat diumumkan ke publik, Dr. Joko menyampaikan bahwa hal ini merupakan keputusan bersama dari seluruh anggota Pansel untuk menjaga kondusivitas serta integritas proses seleksi hingga tahap akhir. Menurutnya, kerahasiaan nama-nama peserta yang lolos merupakan langkah penting untuk menghindari berbagai bentuk intervensi yang tidak diinginkan, termasuk potensi terjadinya lobi-lobi politik atau upaya pemaksaan dari berbagai pihak yang mungkin dapat mempengaruhi proses penetapan akhir anggota Dewan Pendidikan.

“Nama-nama tersebut memang kami rahasiakan secara sengaja agar tidak terjadi lobi-lobi politik atau upaya lainnya yang dapat mengganggu jalannya proses. Kami ingin memastikan bahwa setiap nama yang akan diangkat menjadi anggota Dewan Pendidikan benar-benar layak, memiliki kapasitas yang mumpuni, dan dapat bekerja secara objektif untuk kepentingan pendidikan daerah tanpa dipengaruhi oleh kepentingan tertentu,” tegasnya sambil tersenyum.

Dr. Joko juga menjelaskan tahapan selanjutnya yang akan dilalui setelah hasil seleksi diserahkan kepada Bupati. Dari 22 nama peserta yang lolos seleksi dan telah diserahkan tersebut, akan dilakukan proses seleksi lanjutan untuk membentuk struktur pengurus inti Dewan Pendidikan Kabupaten Sidoarjo periode 2026–2031. Struktur pengurus yang akan dibentuk terdiri dari 1 orang ketua, 1 orang wakil ketua, 1 orang bendahara, 1 orang sekretaris, serta 8 orang anggota yang akan menangani berbagai bidang kerja seperti kurikulum, sarana dan prasarana, kesejahteraan guru, pendidikan inklusif, serta pengembangan potensi peserta didik.

“Setiap calon anggota akan melalui tahap evaluasi tambahan terkait dengan keahlian dan pengalaman mereka di bidang tertentu agar dapat ditempatkan pada posisi yang sesuai dengan kapasitasnya. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa Dewan Pendidikan dapat bekerja secara efektif dan efisien dalam menjalankan tugas dan fungsinya,” paparnya.

Baca juga:

Penataan Ulang Rencanakan Angkat Minat Pengunjung Sentra Kuliner Gajah Mada Sidoarjo

“Saat ini, seluruh pihak termasuk Tim Pansel, Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo, serta berbagai unsur terkait tengah dalam masa menunggu keputusan resmi berupa Surat Keputusan (SK) yang akan dikeluarkan oleh Bupati Sidoarjo Subandi. SK tersebut akan menjadi dasar hukum resmi bagi pengangkatan dan penugasan anggota serta pengurus Dewan Pendidikan untuk periode lima tahun ke depan. Kami berharap keputusan tersebut dapat dikeluarkan dalam waktu yang tidak terlalu lama sehingga Dewan Pendidikan dapat segera menjalankan tugasnya dalam mendukung pembangunan pendidikan di Sidoarjo,” pungkas Dr. Joko.

Sementara itu, Bupati Sidoarjo Subandi, SH, M.Kn, yang ditemui usai acara pengukuhan 35 Kepala Desa (Kades) baru dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sidoarjo yang berlangsung di Pendopo Delta Wibawa pada tanggal 29 Juni 2026 lalu, memberikan tanggapan singkat namun tegas terkait keterlambatan pengumuman hasil seleksi calon anggota Dewan Pendidikan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengakui bahwa pihaknya telah menerima berkas lengkap hasil seleksi dari Tim Pansel dan sedang dalam tahap evaluasi bersama dengan tim ahli serta unsur terkait untuk memastikan bahwa setiap nama yang diajukan benar-benar memenuhi standar yang dibutuhkan untuk menjadi bagian dari Dewan Pendidikan. Ia juga mengimbau para peserta seleksi serta masyarakat umum untuk tetap menjaga ketenangan dan kesabaran dalam menunggu pengumuman resmi.

“Untuk pengumuman Calon Anggota Dewan Pendidikan Sidoarjo periode 2026–2031, saya mohon kepada seluruh peserta dan masyarakat untuk bersabar dulu. Sabar, santai saja dulu. Kami masih dalam tahap menunggu waktu yang tepat dan menyelesaikan beberapa tahapan evaluasi terakhir agar pengumuman yang dilakukan benar-benar tepat dan dapat memberikan kontribusi yang maksimal bagi kemajuan pendidikan di Kabupaten Sidoarjo,” pungkasnya sambil menambahkan bahwa pihaknya akan segera mengumumkan hasilnya setelah seluruh proses evaluasi selesai. @dieft