Sidak Rumah Pompa: Kualitas Material & Arah Buangan Diawasi

Foto: Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana, S.A.P., melakukan inspeksi mendadak langsung ke lokasi perbaikan rumah pompa di Jalan Raya Jati, tepat di seberang Lippo Plaza Sidoarjo, Senin (21/9/2026).

Sidak Rumah Pompa: Kualitas Material & Arah Buangan Diawasi

SIDOARJO, kasatmata.id | Menjelang musim hujan yang semakin dekat, Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana, S.A.P., melakukan inspeksi mendadak langsung ke lokasi perbaikan rumah pompa di Jalan Raya Jati, tepat di seberang Lippo Plaza Sidoarjo, Senin (21/9/2026). Infrastruktur ini diharapkan menjadi benteng utama mencegah genangan dan banjir yang selama beberapa tahun terakhir kerap melanda kawasan tersebut. Namun, dalam sidak muncul temuan penting: kualitas material dan arah pembuangan air harus segera ditinjau ulang agar tidak menimbulkan persoalan baru.

Baca juga:

Sosialisasi Operasi Gaktib polisi Militer Tekankan Disiplin Prajurit Jadi Benteng Keselamatan

Wabup Mimik menegaskan proyek ini harus tuntas dalam kurun waktu tiga bulan ke depan, tepat sebelum curah hujan mencapai puncaknya. Ia tidak hanya memantau kemajuan fisik, tetapi juga memeriksa langsung standar mutu yang diterapkan. Bagian fondasi dan penampungan air menjadi perhatian utama — struktur yang berhubungan langsung dengan air tidak boleh lemah sedikit pun.

“Daerah ini beberapa tahun terakhir selalu tergenang saat hujan. Rumah pompa ini harus menjadi solusi, bukan malah menambah masalah. Kualitas material, terutama pasir dan campuran semen, harus sesuai standar. Jangan sampai rembesan atau kebocoran muncul nanti,” ujarnya tegas.

Khususnya pasir yang digunakan untuk fondasi, Wabup meminta segera diganti jika dinilai belum memenuhi syarat. Mengingat kondisi tanah di lokasi memiliki kandungan air tinggi, kekokohan bangunan adalah syarat mutlak. Standar tidak boleh diturunkan demi kecepatan penyelesaian.

Isu lain yang tak kalah mendesak adalah arah pembuangan air. Wabup mengingatkan, saluran yang membawa air hasil pemompaan tidak boleh memindahkan persoalan banjir ke kawasan lain, khususnya Sidokare yang juga rawan tergenang. Dinas PU BMSDA diminta segera menghitung ulang kapasitas tampungan, kedalaman saluran, serta memastikan sungai penerima dinormalisasi agar mampu menampung aliran tambahan tersebut.

Baca juga:

Polwan Jenggala Presisi Patroli Sekolah & Perumahan

“Jangan sampai air yang dipompa ke sungai justru meluap di Sidokare. Kapasitas dan arah buangan harus dipikirkan matang-matang. Waktu tinggal dua-tiga bulan, semua harus rapi dan siap,” tambahnya.

Perbaikan rumah pompa ini dirancang untuk mengatur dan menahan aliran air secara lebih terukur, sehingga luapan yang kerap menggenangi depan Lippo Plaza dan lingkungan sekitar dapat ditekan drastis. Wabup Mimik berjanji akan terus turun memantau progres hingga pekerjaan selesai. Pelaksana diminta menjaga kualitas sekaligus mempercepat langkah, agar saat hujan tiba, masyarakat sudah merasakan perlindungan yang nyata. @dieft