Polresta Sidoarjo Bekali Siswa MAN Sidoarjo Literasi Digital: AI Alat Bantu Belajar, Bukan Sarana Kecurangan
SIDOARJO, kasatmata.id | Polresta Sidoarjo terus memperkuat literasi digital di kalangan pelajar guna menyambut pesatnya perkembangan teknologi. Kali ini, Satuan Lalu Lintas bersama Bagian Hubungan Masyarakat menggelar penyuluhan pemahaman dasar Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) kepada seluruh siswa-siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sidoarjo, Jumat (2/10/2026).
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kasubnit Kamsel Satlantas Polresta Sidoarjo Ipda Jaeng, didampingi sejumlah anggota Si Humas Polresta Sidoarjo. Para siswa MAN Sidoarjo diperkenalkan pada prinsip dasar, perkembangan, serta ragam pemanfaatan AI yang bermanfaat — mulai dari mendukung proses belajar, mengembangkan kreativitas, hingga mempermudah kegiatan sehari-hari.
Baca juga:
3.394 Burung Tanpa Dokumen Karantina Diamankan di Sidoarjo, Dua WNA Vietnam Jadi Tersangka
Manfaatkan Secara Positif, Hindari Kecurangan
Ipda Jaeng menegaskan, AI adalah alat bantu, bukan pengganti kemampuan berpikir. Teknologi ini harus digunakan secara aman, bijak, etis, dan bertanggung jawab.
“AI diharapkan menjadi sarana belajar dan berkreasi, bukan dimanfaatkan untuk melakukan kecurangan dalam kegiatan akademik,” tegas Ipda Jaeng.

Para siswa juga dibekali kemampuan memilah informasi di tengah arus berita yang melimpah. Mereka diajak kritis membedakan fakta dari berita bohong atau hoaks, agar tidak mudah terjebak penyebaran informasi yang menyesatkan.
Teknologi Harus Diiringi Kedewasaan Bermedia
Penyuluhan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Polresta Sidoarjo membangun kesadaran digital sejak dini. Generasi muda diharapkan tidak hanya cakap mengoperasikan teknologi, tetapi juga bijak menyaring serta menyebarkan informasi.
Baca juga:
Mutasi Perangkat Desa Panjunan: Sekdes Lama Tak Hadir Pelantikan, Camat: Tetap Jalur Resmi
“Dengan bekal pemahaman ini, kami berharap pelajar mampu mengikuti kemajuan zaman sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban di dunia maya maupun nyata,” tambahnya.
Kegiatan ini juga menjadi bukti kehadiran Polri di tengah masyarakat, tak hanya menjaga keamanan, tetapi turut mencerdaskan generasi penerus agar tumbuh seiring kemajuan teknologi. @dieft













Respon (1)
Komentar ditutup.